Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Curhat Pemerintah Kerap Disalahkan saat Harga Pangan Naik, Padahal Ulah Pengusaha Nakal
Advertisement . Scroll to see content

Intip Harga Sembako Jelang Ramadan? Stabilitas Pangan Dinilai Terjaga

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:42:00 WIB
Intip Harga Sembako Jelang Ramadan? Stabilitas Pangan Dinilai Terjaga
Berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia per Kamis (12/2/2025), sejumlah komoditas utama seperti beras, cabai, dan bawang tidak mengalami lonjakan signifikan. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Bagaimana harga sembako jelang Ramadan 1447 Hijriah? Berdasarkan pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per Kamis (12/2/2025), sejumlah komoditas utama seperti beras, daging sapi, ayam ras, cabai, dan bawang merah tidak mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini berbeda dengan tren tahun-tahun sebelumnya yang biasanya mengalami kenaikan tajam menjelang Ramadan.

Ketua Umum Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera), Don Muzakir menilai stabilitas harga pada momentum krusial seperti ini menjadi indikator positif terhadap ketersediaan pasokan dan daya beli masyarakat. Dia menyebut situasi di lapangan terpantau cukup kondusif.

“Kami melihat situasi di lapangan cukup kondusif. Biasanya mendekati Ramadan harga sudah bergerak naik cukup tajam, namun tahun ini relatif terkendali. Ini menjadi sinyal baik bagi stabilitas ekonomi rakyat, khususnya pelaku usaha kecil dan konsumen,” ujar Don Muzakir dalam keterangan pers dilansir Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas harga tidak lepas dari kombinasi kebijakan pemerintah yang lebih terukur. Mulai dari intervensi pasar melalui operasi pangan, distribusi cadangan beras pemerintah, hingga penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

Dia menyoroti penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dinilai efektif menahan tekanan harga di tingkat konsumen. Program tersebut dinilai membantu menjaga harga tetap dalam batas wajar di tengah peningkatan permintaan menjelang Ramadan.

“Penyaluran SPHP sangat terasa dampaknya di pasar. Selain itu, sinkronisasi data stok antar daerah juga membuat distribusi lebih presisi. Pemerintah terlihat lebih siap tahun ini, memastikan pasokan tersedia sebelum permintaan melonjak,” katanya.

Don juga menekankan pentingnya pengawasan rantai pasok untuk mencegah spekulasi harga dan penimbunan barang. Dia menyebut penguatan peran Satgas Pangan dan digitalisasi pemantauan distribusi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut