Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Lengkap Pencurian Koleksi Batik di INACRAFT 2026, Ady Sky Rugi Rp1,3 Miliar!
Advertisement . Scroll to see content

Kolaborasi Pelaku Kreatif Berkarya dengan Sepatu Batik, Ternyata Ada Filosofinya

Senin, 04 Oktober 2021 - 23:47:00 WIB
Kolaborasi Pelaku Kreatif Berkarya dengan Sepatu Batik, Ternyata Ada Filosofinya
Pelaku kreatif hadirkan karya sepatu batik (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Batik merupakan salah satu identitas bangsa yang patut dibanggakan. Ketenaran batik dikenal hingga mancanegara. Tidak heran jika Batik ditetapkan sebagai Warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Masih dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional, para pelaku kreatif terus berkreasi mengembangkan karyanya. Salah satunya yang dilakukan oleh Mario Minardi yang berkolaborasi dengan Garuda Kencana Batik. 

Direktur Mario Minardi, Handiman Ali mengatakan kolaborasi dengan Garuda Kencana berangkat dari batik yang saat ini sudah mulai diminati oleh kawula muda.

“Maka dengan momentum hari batik ini, kami ingin mengemas batik agar lebih dapat diterima oleh kaum milenial,” ujar Handiman, melalui keterangannya belum lama ini.

Menurut Handiman, batik telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai kekayaan budaya dunia dari Indonesia. Batik layak digalakkan kembali sebagai identitas bangsa. Selain itu, di Indonesia sepatu kulit juga sedang digemari, maka, sepatu kulit dapat menjadi alternatif media yang bagus untuk menyebarluaskan batik yang selama ini lebih banyak dituangkan di atas media kain.   

Sementara itu, Direktur Garuda Kencana Batik, Yos Christian, menilai sepatu kulit jika dipadukan dengan batik akan menghasilkan suatu karya yang indah dengan kearifan khas khazanah khatulistiwa.

Maka, dalam program dengan tema “Batik Day” ini Mario Minardi dan Garuda Kencana meluncurkan sepatu dan outfit edisi khusus batik. 

“Sudah sepatutnya batik mendapatkan perhatian lebih, terutama dari bangsa Indonesia, Jadi di sini kami berkolaborasi untuk memperkenalkan sepatu batik dengan esensi filosofi motif batik,” ujar Yos. 

Sepatu pertama kolaborasi Mario Minardi dan Garuda Kencana berjenis Plain Toe Oxford dengan motif batik Sawunggaling yang dikenakan oleh aktor dan model Ferry Salim. 

Sawunggaling adalah Legenda dari tanah jawa yang merupakan Ayam Jantan yang selalu menang di segala medan pertempuran. 

“Sepatu Plain Toe Oxford yang klasik dan maskulin sesuai dengan karakter Ferry Salim yang gemar tampil elegan,” ujarnya Handiman. 

Kemudian, sepatu kedua berjenis Derby Shoes dengan motif batik Garuda yang dipasangkan dengan pengusaha asal Semarang, Steven Yoe. “Batik Garuda pada sepatu Derby Oxford ini selaras dengan latar belakang Steven yang berakar pada tanah Jawa,” ujar Handiman. 

Seperti yang banyak diyakini masyarakat, Garuda adalah makhluk legendaris yang memiliki sayap membentang luas dan tubuh yang besar seperti matahari. Yos menambahkan motif tersebut dibubuhkan pada sepatu dengan harapan memperkuat wibawa dan kegagahan dari sang pemakai.

Terakhir ialah sepatu berjenis Whole-cut oxford shoes dengan motif batik Tameng Dayak.

Motif ini terinspirasi dari bentuk perisai atau tameng dari salah satu suku yang terkenal di tanah nusantara yaitu Dayak. Selain bermakna sebagai pelindung pemakainya, Yos menyebut motif-motif yang ada pada perisai dayak adalah cerminan tentang pribadi pemiliknya.

“Sepatu ini adalah simbol pelindung dari segala mara bahaya dan teman setia pemakainya dalam lika liku perjalanan hidup,” kata Yos.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut