Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rahasia di Balik Pembuatan Parfum, Parfumer Prancis Bongkar Semuanya di Sini!
Advertisement . Scroll to see content

Parfum Bukan Sekadar Pengharum Tubuh, Kini Jadi Bagian dari Personal Style

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46:00 WIB
Parfum Bukan Sekadar Pengharum Tubuh, Kini Jadi Bagian dari Personal Style
Ilustrasi parfum sesuai kepribadian. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Penampilan tidak hanya ditentukan oleh pakaian dan aksesori yang dikenakan. Pilihan wewangian juga dapat menjadi bagian dari gaya personal, mencerminkan preferensi seseorang sekaligus melengkapi kesan yang ingin ditampilkan dalam berbagai kesempatan.

Parfum selama ini identik dengan kebutuhan untuk menjaga tubuh tetap harum. Namun, bagi sebagian orang, memilih aroma juga menjadi bagian dari persiapan sebelum beraktivitas, mulai dari menjalani rutinitas sehari-hari hingga menghadiri acara formal.

Karakter aroma yang berbeda dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi penggunanya. Aroma segar, misalnya, kerap dipilih untuk menemani aktivitas harian, sedangkan aroma floral yang lembut atau wewangian dengan karakter lebih intens bisa menjadi pilihan sesuai selera dan suasana acara.

Hal ini membuat pemilihan parfum tidak hanya berkaitan dengan aroma yang disukai, tetapi juga kenyamanan, kepribadian, dan gaya yang ingin ditampilkan.

Hubungan antara wewangian dan penampilan tersebut menjadi salah satu topik yang diangkat dalam acara 'Beyond The Shine' yang digelar Côte d’Azur bersama UBS Gold x Sinar Fajar di gerai UBS Gold x Sinar Fajar, Bintaro Xchange, belum lama ini.

Dalam kegiatan tersebut, wewangian diperkenalkan sebagai salah satu elemen yang dapat dipertimbangkan ketika seseorang memadukan busana, perhiasan, dan aksesori. Gagasan ini mengajak masyarakat melihat penampilan secara lebih menyeluruh, termasuk melalui aroma yang dipilih.

Memilih Aroma Sesuai Gaya dan Kesempatan

Penanggung jawab offline activation Côte d’Azur dan Eloi Coco, Nasuha, membawakan sesi edukasi bertajuk 'The Art of Pairing'. Sesi tersebut membahas hubungan antara pemilihan perhiasan, karakter aroma, serta kesesuaiannya dengan berbagai kesempatan.

Menurut Nasuha, memilih parfum dapat menjadi bagian dari proses membangun penampilan. Seperti halnya menentukan aksesori yang sesuai dengan pakaian, seseorang juga dapat mempertimbangkan karakter wewangian berdasarkan aktivitas dan preferensi pribadi.

Meski demikian, tidak ada aturan mutlak bahwa aroma tertentu hanya cocok untuk gaya atau acara tertentu. Pilihan wewangian tetap bergantung pada selera, kenyamanan, serta kesan yang ingin dibangun oleh masing-masing individu.

Karakter Aroma untuk Gaya Berbeda

Perbedaan karakter wewangian dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika seseorang ingin melengkapi penampilannya. Secara umum, aroma segar, floral, hingga hangat memiliki nuansa yang berbeda dan dapat memberikan pengalaman pemakaian yang beragam.

Jika suka dengan aroma fruity floral dengan perpaduan aroma buah dan bunga, nuansa segar ini dapat menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai aroma ringan untuk menemani kegiatan sehari-hari.

Sementara itu, parfum dengan karakter soft floral dengan perpaduan powder, violet leaves, vanilla, rose, dan white musk, dapat menghadirkan nuansa lembut bagi penyuka aroma floral.

Adapun parfum dengan karakter hangat dan intens melalui perpaduan pink pepper, bergamot, orris, violet, orange flower, musk, serta amberette, dapat dipertimbangkan oleh mereka yang menyukai wewangian dengan kesan lebih kuat.

Ketiga pilihan tersebut menggambarkan beragam karakter aroma yang dapat dieksplorasi sesuai preferensi. Namun, pengalaman setiap orang terhadap wewangian bisa berbeda sehingga mencoba aroma secara langsung dapat membantu menentukan pilihan yang paling nyaman.

Jadi, selain pakaian dan perhiasan, wewangian dapat menjadi salah satu detail yang dipertimbangkan dalam membangun gaya personal. Jika aksesori berperan dalam membentuk tampilan visual, aroma menawarkan pengalaman yang berbeda melalui indra penciuman.

Keduanya tidak harus selalu dipadukan berdasarkan aturan tertentu. Seseorang dapat memilih perhiasan minimalis dengan aroma yang disukai, atau mengenakan aksesori yang lebih menonjol tanpa harus menggunakan wewangian berkarakter kuat.

Hal terpenting adalah bagaimana setiap elemen tersebut terasa sesuai dengan gaya dan kebutuhan pemakainya.

Pada akhirnya, parfum bukan satu-satunya penentu penampilan, tetapi dapat menjadi salah satu cara seseorang mengekspresikan preferensi dan melengkapi kesehariannya. Pilihan aroma pun tidak harus mengikuti tren tertentu, selama sesuai dengan selera dan membuat pemakainya merasa nyaman.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut