Pasar Finansial Makin Rumit Jangan Asal Belanja! Perhatikan Cara Mengelola Aset
Customer Experience Head OCBC, Hayati Indah Putri mengatakan, kebutuhan nasabah tidak hanya berkaitan dengan nilai aset yang dimiliki, tetapi juga situasi kehidupan dan tujuan finansial mereka.
“Bagi nasabah affluent, pengalaman yang baik dimulai ketika bank memahami keseluruhan konteks hidupnya, bukan hanya angka pada portofolio. Personalisasi berarti memberikan akses yang mudah kepada advisory, solusi perbankan, dan manfaat yang benar-benar relevan,” ujar Hayati di Jakarta, Selasa (20/10/2026)
Selain investasi, kebutuhan nasabah juga mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti mobilitas, kesehatan, keluarga, dan kualitas hidup. Berdasarkan data yang disampaikan OCBC, sebanyak 42 persen nasabah high-net-worth menyatakan puas terhadap manfaat beyond banking yang mendukung kebutuhan tersebut.
Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan kekayaan semakin membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Namun, banyaknya pilihan produk dan layanan tidak serta-merta membuat keputusan finansial menjadi lebih mudah. Nasabah tetap perlu memahami manfaat, biaya, dan risiko setiap produk sebelum menentukan pilihan.
Premier Banking Segment Head OCBC, Stephanie M Kristanto, mengatakan pendekatan wealth management perlu menggabungkan pendampingan, solusi investasi, dan pemahaman terhadap tujuan keuangan nasabah.