Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rekomendasi Liburan Akhir Pekan, Jajan bareng Keluarga di Bazar Fashion GlamLocal!
Advertisement . Scroll to see content

Semarak Festival IKM, Peluang Usaha Kecil Masuk ke Pasar Digital

Jumat, 14 Desember 2018 - 19:05:00 WIB
Semarak Festival IKM, Peluang Usaha Kecil Masuk ke Pasar Digital
Memanfaatkan peluang e-commerce (Foto: Cushman & Wakefield)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Teknologi digital menjadi cara paling cepat bagi industri kecil mengembangkan usaha. Apalagi Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian semakin gencar melahirkan wirausaha industri baru, termasuk sektor usaha rintisan (startup).

Maka itu, industri kecil diajak untuk lebih kreatif untuk mengembangkan usahanya hingga masuk ke pasar digital atau memanfaatkan peluang e-commerce.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, untuk meningkatkan wirausaha startup di sektor industri kreatif sejalan dengan kesiapan untuk mengambil peluang adanya momentum bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia pada 2030 nanti.

"Industri kreatif di dalam negeri mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian. Karena itu, kami terus melakukan peningkatan daya saingnya agar semakin kompetitif di kancah domestik hingga global, bahkan siap memasuki era ekonomi digital,” ujar Menperin, di Jakarta, belum lama ini.

Untuk membantu usaha kecil, menengah, hingga atas maju ke pasar digital, Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, tahun ini Kemenperin membuka pendaftaran bagi para startup lokal yang ingin mengikuti kompetisi Making Indonesia 4.0 Startup.

Dari kompetisi ini diambil lima peserta terbaik yang mendapatkan hadiah sebesar masing-masing Rp50 juta pada Acara Festival Startup 4.0 yang diadakan pada 13 Desember 2018. Dalam festival tersebut digelar pameran, talkshow, pemberian penghargaan, hingga MoU dengan sejumlah pihak.

Sebanyak 15 Startup yang dipilih selanjutnya akan dipilah lagi menuju lima Startup terbaik. Selain itu akan diberikan penghargaan OVOP bintang lima kepada empat IKM.

Sasaran dari program kompetisi tersebut adalah startup binaan perguruan tinggi, incubator bisnis, pemerintah daerah, bahkan BUMN dan swasta. “Kami senang dengan respons masyarakat terhadap teknologi baru cukup bagus,” kata Gati Wibawaningsih.

Pelaksanaan kegiatan Making Indonesia 4.0 Startup didukung oleh beberapa asosiasi usaha, komunitas dan lembaga yang bergerak di bidang teknologi digital, di antaranya Amazon Web Services Indonesia, Asosiasi Cloud Computing, Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia, Asosiasi Tech Startup Indonesia, Angel Investor Network Indonesia, dan Block 71 Jakarta.

Selanjutnya, Komunitas Robotika Indonesia, Estubizi Network, Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia, serta Rice INTI Bandung. “Para pendukung program ini berkolaborasi bersama-sama untuk mensosialisasikan program, melakukan pembinaan lanjutan kepada para startup, serta memberikan akses kepada investor," kata Gati.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut