Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Di Balik Sunyi Puhsarang, Destinasi Religi Menyimpan Jejak Sejarah
Advertisement . Scroll to see content

3 Objek Wisata Terkenal Ini Dipopulerkan oleh Buku Best Seller Dunia

Selasa, 25 September 2018 - 09:10:00 WIB
3 Objek Wisata Terkenal Ini Dipopulerkan oleh Buku Best Seller Dunia
Tempat wisata ini menjadi terkenal setelah dipopulerkan buku best seller (Foto: Insider)
Advertisement . Scroll to see content

2. Vienna, Austria - "The Hare with Amber Eyes" oleh Edmund de Waal

"The Hare with Amber Eyes" adalah karya sejarah non-fiksi yang berkisah mengenai keluarga Ephrussi yang kaya di Odessa, Paris, dan Vienna selama 140 tahun. Pada 1938, ketika Austria dianeksasi ke Nazi Jerman, keluarga Yahudi sekaligus pemilik koleksi seni terbesar di masanya ini dirampas. Termasuk istana dan karya seni yang dimilikinya. Hanya satu hal yang diabaikan oleh penjarahan nazis, yaitu koleksi 264 netsuke, ukiran kayu dan gading dari Jepang. Salah satu pelayan keluarga menyembunyikan netsuke di kasur jerami dan menyelundupkannya kemudian membawa kembali ke pemilik yang sah setelah perang. Sekarang, de Wall, penulis buku dan keturunan keluarga Ephrussi, memiliki koleksi pahatan ini.

"The Hare with Amber Eyes" terjual lebih dari satu juta kopi di seluruh dunia sejak diterbitkan pada 2009. Para pembaca, terpesona oleh cerita ini, berbondong-bondong ke Vienna untuk melihat dan mengalami tempat-tempat bersejarah yang dijelaskan dalam buku ini. Perjalanan berpemandu yang dilakukan oleh biro pariwisata Vienna tersedia bagi mereka yang ingin melihat tempat-tempat menarik dari buku laris tersebut.

Termasuk Istana Ephrussi (rumah keluarga Ephrussi sebelum diambil oleh Nazi, sekarang menjadi kasino), Burgtheater dan Opera House, Cafe Central, dan Sinagoga Stadttempel. Jika tertarik melihat sejarah keluarga Ephrussi, Anda dapat melihat koleksinya di Jewish Museum Vienna. Maret lalu, keluarga de Waal dan Ephrussi menyumbangkan arsip keluarga Ephrussi dan meminjamkan sebagian dari 264 netsuke ke Museum Yahudi Wina. Sebuah pameran dari akuisisi baru ini akan berlangsung pada 2019, sehingga penggemar dapat melihat ukiran yang mengilhami "The Hare with Amber Eyes" dan belajar lebih banyak tentang sejarah suram kaum Yahudi di Austria sebelum, selama, dan setelah Perang Dunia Kedua.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut