3 Stasiun Kereta Tertua di Dunia Ini Jadi Objek Wisata Sejarah
JAKARTA, iNews.id - Travelling menelusuri peninggalan sejarah di berbagai negara menjadi hal menakjubkan untuk dilakukan dalam seumur hidup. Anda dapat melihat sejarah masa lampau. Salah satunya, sejarah mengenai stasiun kereta api tertua di dunia. Beberapa negara memiliki kisahnya masing-masing.
Stasiun Worth Street tertua di New York. Bangunan dan keretanya hingga kini masih utuh, serta asli. Stasiun ini menjadi misterius karena sudah dibuka sejak 1904 dan masih utuh. Jika tertarik untuk mengetahui sejarah stasiun kereta api tertua di dunia, Anda bisa berkunjung ke berbagai negara seperti Spanyol.
Di sini terdapat stasiun Chamberi yang dibangun sejak 1919. Bangunan stasiun terlihat usang, penuh dengan puing-puing, dan grafiti. Ingin tahu stasiun kereta mana saja yang sudah berusia berabad-abad dan masih ada hingga kini? Berikut ulasan iNews.id, seperti dikutip melalui Insider, Sabtu (17/11/2018).
Stasiun Chamberi, Madrid Spanyol

Stasiun Chamberi adalah satu dari delapan tempat pemberhentian awal jalur kereta pertama di Spanyol. Stasiun ini dibuka pada 1919. Ketika gerbong kereta api ditambah menjadi panjang pada 1960-an, Chamberi dianggap usang karena tak dapat menampung gerbong kereta. Bangunan ini penuh dengan grafiti dan puing-puing. Akhirnya, pihak yang berwenang memutuskan untuk membuatnya menjadi museum dan bisa dikunjungi secara gratis.
Stasiun Worth Street, New York
Stasiun Worth Street adalah salah satu kereta bawah tanah pertama di New York. Dibuka pada 1904, stasiun ini bersejarah karena sistem keretanya masih asli dan gerbongnya memiliki panjang 200 meter. Stasiun ini mengalami renovasi dan diperpanjang dua kali pada 1910 dan 1948. Stasiun ditutup secara resmi pada 1962. Sebagai gantinya dibangun stasiun Brooklyn Bridge-Worth Street.