5 Hal Positif Ini Bisa Dilakukan saat Mendaki Gunung
JAKARTA, iNews.id - Banyak yang bilang jika ingin melihat karakter asli seseorang, ajaklah mendaki gunung. Ternyata hal tersebut bukanlah bualan belaka dan faktanya memang ada hingga sekarang.
Mendaki gunung juga tidak harus ingin melihat sifat asli seseorang tapi ada banyak hal baik lain yang bisa dilakukan. Berikut adalah lima hal yang baik yang bisa dilakukan saat mendaki gunung, dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (26/2/2021).
1. Hunting Foto
Aktivitas yang satu ini menjadi hal wajib yang selalu dilakukan oleh para pendaki. Namun, tidak sedikit juga yang memahaminya untuk hal-hal buruk misalnya harus merusak alam dengan alasan konten. Maka itu, bagi pendaki yang memiliki hobi fotografi, silakan dilakukan dengan sesuka hati karena itu hal baik. Namun, tetap harus dengan cara yang beradab agar tidak merusak alam.
2. Menyapa Sesama Pendaki
Meski terkesan simpel dan sepele, menyapa pendaki lain bisa menanamkan rasa rendah diri dan tegur sapa. Efeknya adalah menambah jaringan pertemanan dan siapa tahu dengan saling menyapa bisa mendapatkan jodoh.
3. Mengumpulkan Sampah
Dengan mengumpulkan sampah dan membawa kembali untuk dibuang pada tempatnya, sudah cukup berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem pegunungan. Menariknya, tindakan ini bisa memberi energi positif kepada orang lain. Misalnya, secara proaktif memungut sampah di sekitar tempat mendirikan tenda, hal itu akan membuat pendaki lain mengikuti aksi tersebut.
4. Membuat Selokan dan Jemuran
Hal baik berikutnya yang perlu diakukan adalah membuat selokan dan jemuran di sekitar tenda tempat beristirahat. Meski sepele, kegiatan tersebut sangat berguna bagi orang lain terutama jika hujan turun dan air tergenang membasahi tempat istirahat. Tali jemuran juga cukup membantu untuk membuat barang bawaan lebih ringan apabila pakaian-pakaian dijemur hingga kering.
5. Membantu Sesama
Membantu orang lain yang mengalami kesulitan selama mendaki menjadi hal baik selanjutnya karena sangat bermanfaat untuk menumbuhkan solidaritas antar sesama pendaki gunung. Meski demikian, membantu orang lain juga harus mempertimbangkan kemampuan sendiri. Jika tidak sanggup membantu secara fisik, bisa dengan memotivasi dengan menggunakan kata-kata.
Editor: Vien Dimyati