5 Keindahan Gunung Semeru Sebelum Erupsi, Ternyata Masih Menyimpan Jejak Kolonial
1. Ranu Kumbolo
Jika ke Semeru belum lengkap tanpa mengunjungi Danau Ranu Kumbolo. Danau ini menjadi tempat pemberhentian bagi para pendaki Gunung Semeru. Berada di danau ini, traveler akan takjub dengan keindahannya.
Bahkan, tak sedikit traveler yang bermalam di pinggir danau dengan mendirikan tenda. Ketika pagi, Anda dapat melihat pemandangan matahari terbit di antara dua bukit yang mengelilingi Ranu Kumbolo. Saat malam, Anda akan melihat gugusan bintang yang memancarkan sinar. Ranu Kumbolo adalah danau air tawar yang sering menjadi tempat transit bagi para pendaki Gunung Semeru. Terletak di ketinggian 2.400 mdpl.
2. Tanjakan Cinta
Berwisata sambil berkemah di Ranu Kumbolo, jangan lewatkan untuk menjelajahi tanjakan cinta yang berada di sebelah barat Ranu Kumbolo. Tanjakan ini merupakan jalur perbukitan untuk menuju puncak gunung.
Tanjakan ini menyimpan mitos, yaitu siapa saja yang terus berjalan naik sambil memikirkan pasangannya tanpa menoleh ke belakang akan memiliki akhir cinta yang bahagia. Tetapi jika Anda menoleh ke belakang, akan berakhir putus cinta. Mitos ini berkembang dari kisah seorang pasangan yang pernah mendaki tanjakan ini. Saat sang laki-laki sedang asyik berjalan sambil berfoto, pasangan perempuannya yang berjalan di belakang ternyata kelelahan dan tiba-tiba pingsan. Perempuan tersebut jatuh terguling hingga akhirnya tewas.