Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenkes Bantah 3 Kasus Positif Hantavirus DKI Jakarta Terkait Kapal Pesiar MV Hondius
Advertisement . Scroll to see content

5 Kisah Horor Kapal Pesiar yang Bikin Turis Merinding Berwisata Cruise

Selasa, 04 September 2018 - 00:11:00 WIB
5 Kisah Horor Kapal Pesiar yang Bikin Turis Merinding Berwisata Cruise
Kapal pesiar. (Foto: Thisisinsider)
Advertisement . Scroll to see content


Awak kapal pesiar di Royal Caribbean's Harmony of the Seas tewas pada September 2016 saat latihan penyelaman sekoci. Dia duduk dengan empat anggota awak lain di sekoci. Seketika tali sekoci terputus dari kapal dan jatuh sejauh 33 kaki dari dek ke laut di Marseille, Prancis.

3. Lift dan Toilet Mati di Cruise Karnaval


Pada Maret 2013, toilet dan lift berhenti bekerja di tengah-tengah pelayaran tujuh hari di Karnaval Dream. "Ada kotoran manusia di lantai kamar mandi dan terlihat meluap-luap," kata penumpang kapal pesiar, Gregg Stark. Jalur pelayaran harus kembali ke Florida sebelum kapal mewah ini menyelesaikan pelayarannya. Meski demikian, penumpang menerima pengembalian uang tiga hari dan mendapatkan tiket pelayaran setengah harga ke depannya.

4. Sebanyak 4.000 Penumpang Terdampar Setelah Terjadi Kebakaran

Sebuah kapal dengan lebih dari 4.000 penumpang terdampar setelah terjadi kebakaran. Api dari salah satu generator diesel The Carnival Triumph menyebabkan kapal mewah ini terdampar pada 2013. Para penumpang memiliki makanan terbatas. Toilet dan lift hanya berfungsi sementara. Penumpang hanya menunggu kapal ditarik ke pantai.

5. Sebanyak 32 Orang Tewas ketika Costa Concordia Tenggelam

Pada Januari 2012, kapal pesiar Costa Concordia yang mengangkut 4.200 penumpang terlalu dekat dengan pantai di Italia. Kapal tersebut menghantam bebatuan dan merobek badan kapal, sehingga membentuk lubang raksasa di sisinya. Kapal itu kandas dan tenggelam.

Kapten Concordia akhirnya dijatuhi hukuman 16 tahun penjara setelah menyebabkan 32 penumpang meninggal. Dakwaannya karena menunda evakuasi dan meninggalkan kapal sebelum semua penumpang dan awaknya diselamatkan.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut