7 Wisata Ilusi Optik Menakjubkan di Dunia, Sensasinya Bikin Tersihir
JAKARTA, iNews.id - Travelling mendatangi objek wisata, seperti alam, danau, hingga pantai sudah menjadi hal biasa bagi traveler. Bagaimana jika Anda mengunjungi destinasi unik ilusi optik terbaik di dunia. Berada di destinasi ini, seolah berada di dunia lain.
Sebut saja, di Pedra do Telegrafo, Rio de Janeiro, Brasil. Bagi wisatawan yang ke tempat ini, sempatkan untuk berfoto ekstrem. Jika mengambil foto dengan benar, Anda seolah sedang berdiri di atas tebing tinggi. Padahal, tempat itu adalah sebuah batu yang tidak jauh dari permukaan tanah.
Tak hanya di Brazil, di Jepang, tepatnya di Amanohashidate, Kyoto, Anda bisa melihat naga raksasa yang sangat menyeramkan. Padahal, itu adalah sebuah jembatan yang berada di tengah laut, berbentuk lekukan naga. Coba melihatnya dengan cara terbalik.
Ingin tahu destinasi unik lainnya yang bikin berlibur Anda menjadi mengesankan? Dapatkan beberapa foto ilusi terbaik di berbagai negara ini. Berikut ulasannya, seperti dirangkum iNews.id, melalui Insider, Senin (15/1/2018).
Yangzhou Zhongshuge, Yangzhou, China

Jika diperhatikan, perpustakaan buku ini seperti tidak ada ujungnya. Di ruang perpustakaan ini, lantainya terbuat dari cermin hitam. Rak buku melengkung hingga ke atas langit-langit, sehingga menciptakan ilusi terowongan buku yang tidak ada ujungnya.
Kamera Obscura dan World of Illusions, Edinburgh, Skotlandia

Hampir setiap pameran yang ada di museum ini didedikasikan untuk ilusi optik. Semua yang ada di ruangan tersebut akan terlihat menyusut. Ruang yang menyusut ini, dikenal sebagai ruang Ames. Ruang ini dinamai oleh ahli ophthamolog Amerika Adelbert Ames, Jr. Dia adalah orang pertama yang menciptakan ruangan ini pada 1946. Bila dilihat dari sudut pandang berbeda, ruangan ini tampak seperti kubik, meskipun sebenarnya berbentuk trapezoid.
Dindingnya miring ke arah luar dan lantainya miring. Sudut pojok paling kiri lebih rendah dari sudut kanan. Itulah sebabnya seseorang yang berdiri di salah satu sudut terlihat lebih besar daripada seseorang yang berdiri di sudut lain. Ini juga mengapa seseorang di ruangan itu tampak menyusut saat mereka berjalan melintasi ruangan.
Pedra do Telegrafo, Rio de Janeiro, Brasil

Wisatawan yang mengambil foto di Pedra do Telegrafo, Brazil terlihat seperti mempertaruhkan nyawa mereka, namun kenyataannya mereka hanya berdiri tak jauh dari permukaan tanah. Jika mengambil foto dengan benar, Anda bisa mendapatkan tebing dan samudera di bawahnya. Gambar ini menciptakan ilusi, seolah Anda berada di tepi sebuah jurang yang dalam.
Danau Sorvagsvatn (Danau Leitisvatn), Kepulauan Faroe

Dikenal sebagai danau terbesar di Kepulauan Faroe, Danau Sorvagsvatn terlihat berada di atas laut. Jika gambar tersebut diambil dengan sudut seperti ini, maka danau tampak berada di atas laut dan sejajar dengan tebing setinggi 328 kaki. Padahal, danau ini hanya sekitar 98 meter di atas permukaan laut. Kepulauan Faroe terdiri dari 18 pulau yang terletak antara Islandia dan Norwegia.
The Mystery Spot, Santa Cruz, California

Digambarkan sebagai "anomali gravitasi," The Mystery Spot berada di Hutan Redwood, California. Tempat wisata ini menarik, sebab bertentangan dengan hukum grafitasi dan fisika. Benda-benda terlihat meluncur, menanjak, hingga pengunjung bisa berdiri di atas jari-jari kaki tanpa terjatuh. The Mystery Spot berada di hutan Redwood. Di sini, Anda bisa menjumpai pepohonan yang melengkung. Rumah kayu di tempat ini terlihat miring, sehingga setiap wisatawan yang berfoto menghasilkan ilusi optik.
Amanohashidate, Kyoto, Jepang

Amanohashidate berarti "bridge to heaven" dalam bahasa Jepang. Jembatan ini memiliki landmark Kyoto yang menarik dari sudut pandang berbeda. Gundukan pasir, yang membentang sejauh dua mil ke Teluk Miyazu, paling menarik dipandang terbalik. Jika melihatnya secara terbalik, Anda akan melihat jembatan itu sebagai naga yang akan terbang ke surga. Menurut legenda, ini akan membawa keberuntungan bagi Anda jika melihatnya seperti ini.
Magowan's Infinite Mirror Maze, San Francisco, California

Terletak di San Francisco's Pier 39, labirin yang diterangi cahaya terang ini cukup menantang. Cermin tidak menyerap cahaya, jadi saat diletakkan di dinding, cahaya terang ini membuat dinding terlihat menarik. Labirin ini memiliki cermin di hampir setiap dinding. Pengunjung kerap mengalami kesulitan jika berjalan di sini. Banyak dari pengunjung terjerumus dalam bayangan mereka sendiri. Pengunjung bisa menghabiskan berjam-jam mencoba melewati labirin, menabrak pantulan mereka sendiri, hingga menuju jalan keluar.
Editor: Vien Dimyati