5 Fakta Menarik Candi Prambanan, Ada Cerita Kisah Cinta hingga Mirip Semeru

Vien Dimyati ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 12:23 WIB
5 Fakta Menarik Candi Prambanan, Ada Cerita Kisah Cinta hingga Mirip Semeru

Keindahan Candi Prambanan (Foto : Instagram@jenikelusita)

JAKARTA, iNews.id - Nama Candi Prambanan sudah populer hingga mancanegara. Tidak hanya indah, Candi Prambanan juga memiliki struktur bangunan yang unik.

Bagi wisatawan yang travelling ke Yogyakarta tanpa mengunjungi Candi Prambanan, akan terasa kurang. Candi yang berada di Kabupaten Klaten, tepatnya perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini sudah begitu terkenal.

Ada banyak yang bisa dilakukan wisatawan ketika berada di Candi Prambanan. Mengenal sejarah, menikmati relief, hingga berswafoto di tempat-tempat eksotis.

Ada banyak fakta menarik di Candi Prambanan yang perlu diketahui. Ingin tahu apa saja fakta menarik tersebut? Berikut ulasannya dirangkum pada Rabu (25/3/2020).

Candi Hindu Terindah

Candi Hindu terbesar di Indonesia ini merupakan Candi Hindu terindah di dunia. Pada hari libur, tidak sedikit wisatawan datang untuk berlibur di Candi Prambanan.

Candi ini dibangun pada abad ke-9 masehi oleh Raja-raja Wamca (Dinasty) Sanjaya. Candi Prambanan merupakan kompleks percandian dengan candi induk menghadap ke timur, terlihat indah karena bentuk secara keseluruhan menyerupai gunungan pada wayang kulit setinggi 47 meter.

Dibangun oleh Rakai Pikatan

Menurut legenda, Candi Prambanan dibangun oleh Bandung Bondowoso dalam waktu satu malam bersama dengan beberapa makhluk gaib. Namun, sebenarnya Rakai Pikatan lah yang membangun candi, berdasarkan tulisan pada Prasasti Wantil dan Siwagrha. Rakai Pikatan membangun Candi Prambanan pada 850 masehi, lalu dilanjutkan oleh Balitung Maha Sambu pada masa Kerajaan Medang Mataram.

Puncak Riyadi

Ada banyak cara untuk menikmati kemegahan Candi Prambanan, salah satunya melalui Puncak Riyadi. Ini merupakan spot tereksotis memandang kemegahan Candi Prambanan dari atas bukit. Pemandangannya semakin indah dari sisi ini, karena Candi Prambanan berlatarkan Gunung merapi.

Nama Spot Riyadi berasal dari pemilik rumah yang menjadikan halamannya sebagai lokasi wisata untuk menikmati Candi Prambanan dari atas bukit.

Posisi pemandangan Spot Riyadi menghadap ke arah utara atau arah Gunung Merapi sehingga cocok digunakan sebagai tempat menikmati matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset).

Mirip Gunung Semeru

Dalam kosmologi Hindu, Candi Prambanan sengaja dibuat mirip dengan puncak Mahameru yang dulu dipercaya sebagai rumah pada dewa. Di setiap bangunan candi juga mengikuti pola semesta yang dibangun dengan beberapa lapis, mulai dari yang paling suci hingga yang kurang suci. Selain menyerupai puncak Gunung Semeru, puncak Candi Prambanan berbentuk seperti mahkota yang diberi nama puncak mastaka yang melambangkan halilintar.

Kisah Cinta

Candi Prambanan tak lepas dari kisah Roro Jonggrang dengan Bandung Bondowoso. Kala itu, Bandung Bondowoso diharuskan membangun 1.000 candi. Roro Jonggrang juga meminta pembangunan dilakukan dalam waktu satu malam sebagai syarat untuk menikahinya.

Akan tetapi, Bandung Bondowoso tidak bisa memenuhi permintaan Roro Jonggrang, karena fajar sudah terlanjur datang. Rupanya, Roro Jonggrang yang telah menggagalkan usaha Bandung Bondowoso dengan membuat seolah-olah fajar telah tiba.

Bandung Bondowoso yang mengetahui hal tersebut lantas murka pada Roro Jonggrang. Kemudian, ia mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca di Candi Prambanan, yang saat ini masih bisa dilihat.

Itulah sederet fakta menarik tentang Candi Prambanan. Candi Prambanan terletak di Desa Prambanan yang mencakup dua wilayah yaitu Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Lokasinya yang berada tepat di tepi jalan Raya Yogya – Solo menjadikan Candi Hindu tercantik ini mudah diakses dari manapun.

Dari arah Kota Yogya Anda bisa naik bus Transjogja jalur 1A dan 2A kemudian turun di halte Prambanan dan dilanjutkan dengan jalan kaki atau naik becak.

Sedangkan jika datang dari arah timur (Solo atau Klaten) Anda bisa naik bus arah Yogyakarta dan turun di Terminal Prambanan.

Candi Prambanan buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB – 17.00 WIB. Untuk masuk kawasan ini, Anda harus membayar tiket masuk Rp30.000 untuk wisatawan domestik dewasa. Tiket masuk untuk anak-anak Rp1.2.500. Tiket masuk untuk warga negara asing 18 dolar AS. Bagaimana, tertarik menjelalahi Candi Prambanan?


Editor : Vien Dimyati