Desa di Sumatera Barat Harus Dikunjungi Sekali Seumur Hidup, Pemandangannya Mirip di Luar Negeri
Hamparan padang rumput yang hijau dan subur dengan ribuan sapi-sapi yang berkeliaran mengingatkan Anda dengan peternakan-peternakan di New Zealand.
Berada di padang rumput ini, traveler akan merasakan udara sejuk dan segar. Panorama alam yang memesona dan hamparan padang rumput hijau luas menjadi ciri khas padang rumput Mangateh.
Hamparan padang rumput ini memiliki luas 280 hektare. Banyak yang mengatakan, Padang Mangateh mirip dengan Desa Hobbit yang terletak di Matamata, North Island, New Zealand.
Salah satu hewan yang diternak di sini adalah sapi. Masyarakat Sumatera Barat biasa menyebut sapi-sapi ini "Jawi atau Bantiang". Beberapa sapi dibiarkan berkeliaran di padang rumput agar mendapat makanan terbaik.
Padang Mangateh berada di lereng Gunung Sago, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat. Awalnya, kolonial Belanda menggunakan tempat ini sebagai peternakan kuda. Namun pada 1936 beralih ke hewan sapi yang didatangkan dari Benggala, India. Pada 1955, peternakan padang rumput Mengateh ini menjadi peternakan terbesar di Asia Tenggara.
Editor: Vien Dimyati