Destinasi Kepulauan Riau Diperkenalkan ke Turis lewat Tour de Kepri 2019
Lebih lanjut, Isdianto mengatakan, pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) di Kepri sangat kompetitif. Dari rentang Januari-September 2019, jumlah kunjungan wisman ke Kepri sudah mencapai angka 2,1 Juta. Jumlah tersebut sudah memenuhi slot 87,5 persen dari target 2,4 juta tahun ini.
"Kami yakin kesan indah ini akan disampaikan pada publik di negaranya masing-masing. Jadi, potensi pergerakan wisman akan terus tumbuh di Kepri,” kata Isdianto.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani menegaskan, Kepri akan menikmati value ekonomi besar jangka panjang dari suksesnya branding wisata melalui Tour de Kepri.
“Pergerakan wisman di sana akan terjaga. Arusnya bahkan akan naik dalam waktu panjang. Para peserta pasti akan kembali lagi dengan membawa kolega atau keluarga. Mereka bersepeda sekaligus menikmati keindahan suasana Kepri. Kehadiran mereka tentu bagus bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kepri,” ujar Rizki.
Tour de Kepri 2019 diikuti oleh 234 peserta dari 28 negara. Singapura menjadi negara peserta terbanyak dengan jumlah 88 pembalap.
Usai menyelesaikan etape pertama, peserta dapat menikmati keunikan track Bintan Classic. Track ini membentang hingga 125 Kilometer dengan pemandangan nuansa pantai plus perbukitan. Elevasi totalnya mencapai 1.110 Meter.
“View di sini sangat indah. Suasana laut, jembatan, dan kota di sisi lainnya sangat eksotis. Saya menikmati semuanya dan sangat terkesan balapan di sini. Suasananya sejuk. Saya berharap bisa beruntung selalu finis di tiap etapenya,” kata Pembalap Geylang Cycling Team Singapura, Chester Wong Jing Jie.
Editor: Vien Dimyati