Elok! Ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo

Agustina Wulandari ยท Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:15:00 WIB
Elok! Ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo
Desa Wisata Karangrejo. (Foto: YouTube Official iNews)

JAKARTA, iNews.id - Jawa Tengah memiliki beragam objek wisata yang unik dan menarik, salah satunya di kawasan Magelang. Menyebut nama Magelang, tentu akan teringat dengan Candi Borobudur yang merupakan objek wisata mendunia ini.

Dekat dari Candi Borobudur, Magelang juga memiliki desa wisata yang sayang dilewatkan jika Anda berkesempatan untuk berlibur ke sini, yaitu Desa Wisata Karangrejo dan Desa Wisata Candirejo yang elok dan menyajikan keunikan khas Magelang. Desa wisata tersebut sudah mengantongi sertifikat Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemenparekraf.

Mencicipi Kudapan Khas Desa Wisata Karangrejo

Desa wisata ini banyak menawarkan destinasi dan kegiatan wisata, salah satunya dengan menikmati pemandangan dan mengelilingi desa dengan menggunakan mobil klasik seperti VW Safari. Untuk berkeliling desa dengan mobil ini cukup menyewa dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp350.000 - Rp850.000 tergantung lamanya waktu penyewaan.

Desa Karangrejo juga terkenal dengan produksi nira kelapa yang menghasilkan olahan nira seperti gula nira kelapa dan singkong rebus nira. Gula nira kelapa dijual seharga Rp25.000/keranjang. Kuliner ini menjadi sajian khas Desa Karangrejo dan makin lezat saat disantap dengan segelas air teh hangat sambil menikmati semilir angin dan damainya Desa Karangrejo.

Selain nira kelapa, Desa Karangrejo juga memiliki kuliner khas lainnya, yaitu Jet Kolet. Namanya yang unik membuat setiap orang bertanya kudapan seperti apa Jet Kolet ini. 

Jet Kolet adalah adonan singkong yang dibumbui dan didiamkan selama semalam, lalu dipotong berbentuk pipih dengan alat khusus dan digoreng hingga kering. Jet Kolet dibanderol seharga Rp22.000 per kg. Sangat pas untuk oleh-oleh cemilan khas Magelang, karena dengan #BeliKreatifLokal Anda juga turut membantu UMKM masyarakat Karangrejo dan #BanggaBuatanIndonesia.

Berburu Kerajinan Tangan Desa Wisata Candirejo

Selain Desa Wisata Karangrejo, Magelang juga memiliki desa wisata lain yang tak kalah elok, yaitu Desa Wisata Candirejo. Di sini, Anda bisa menemukan beragam kerajinan tangan khas yang menjadi mata pencaharian penduduk sekitar, di antaranya hasil kerajinan yang terbuat dari pahatan batu. 

Batu yang digunakan berasal dari Gunung Merapi dan menghasilkan kerajinan tangan berupa cobek dan stupa yang dijual hingga ke mancanegara. Namun selama masa pandemi, produsen pahat batu tetap semangat memasarkan hasil kerajinan ini untuk wisatawan lokal dan menjual melalui online.  

Kerajinan tangan lainnya yang tak kalah unik adalah srikot, yaitu tas yang dianyam menggunakan pita plastik. Wah, sangat kreatif ya! Meski pandemi, produsen tas ini pernah menerima pesanan hingga 1.000 buah tas. 

Harga tasnya pun beragam, tergantung jenis, bahan baku, tingkat kesulitan, dan besar kecil ukurannya. Untuk membeli produk ini, Anda bisa mendapatkanya melalui online di Instagram @gempi_collection atau datang langsung ke Desa Candirejo. 

(Foto: Instagram @gempi_collection)
(Foto: Instagram @gempi_collection)

Desa Wisata Candirejo juga memanjakan para wisatawan dengan kudapan khasnya. Ikan Mangut Beong adalah kuliner yang wajib Anda cicipi saat main ke Candirejo. 

Rasanya yang gurih, manis, sedikit pedas, dan tekstur ikannya yang lembut dijamin bikin Anda ketagihan. Selain mencicipi kudapan ini, Anda pun juga bisa berkesempatan mengikuti cooking class Mangut Beong. 

Untuk bergabung dengan cooking class Mangut Beong Desa Candirejo Anda cukup mengeluarkan Rp325.000/orang. Biaya tersebut sudah termasuk tur kebun sayur, alat dan bahan, serta pengalaman makan siang di tengah desa.

Ikan Mangut Beong. (Foto: Disparpora Pemkab Magelang)
Ikan Mangut Beong. (Foto: Disparpora Pemkab Magelang)

Nah, banyak kegiatan seru lainnya yang bisa dinikmati bersama keluarga ataupun sahabat di Desa Candirejo, seperti menguji adrenalin dengan arung jeram. Selama 2,5 jam, traveler akan melintasi Sungai Elo sepanjang 12,5 km.

Untuk ikut arung jeram ini, Anda bisa merogoh kocek mulai dari Rp650.000 – Rp1.250.000. Tentunya, selama masa pandemi ini kegiatan arung jeram tetap mematuhi protokol kesehatan, ya!

Seru ya berkeliling Desa Wisata di Magelang? Uniknya, berkeliling di Desa Candirejo ini bisa menggunakan sepeda onthel atau delman. Makin terasa ya suasana desa yang sejuk dan asri. 

Kalau sudah saatnya, yuk berwisata kembali #DiIndonesiaAja? Pastikan tetap patuhi protokol kesehatan, ya!

Hashtag: #MenyapaDesa #DesaWisata #WonderfullIndonesia #PesonaIndonesia #DiIndonesiaAja

(CM)

Editor : Rizqa Leony Putri

Bagikan Artikel: