Ide Wisata di Yogyakarta Usai Pandemi, Ada Gunung Ireng yang Terkenal Eksotis

Vien Dimyati ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 20:17 WIB
Ide Wisata di Yogyakarta Usai Pandemi, Ada Gunung Ireng yang Terkenal Eksotis

Menikmati keindahan Gunung Ireng (Foto : Instagram @folk.traveler)

JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi Covid-19 dan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Wisatawan tidak dapat menjelajahi tempat wisata.

Jika masa pandemi usai, dan new normal mulai diterapkan, Anda bisa mempersiapkan beberapa objek wisata yang akan disinggahi. Salah satu tempat terpopuler dikunjungi adalah Yogyakarta.

Daerah Istimewa Yogyakarta memang kaya dengan destinasi wisata alam yang cantik dan memesona. Mulai dari pantai hingga perbukitan.

Lantas, destinasi wisata apa yang bisa Anda kunjungi usai pandemi? Berikut ulasannya dirangkum, Rabu (29/7/2020).

Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, kurang lengkap bila tidak menyaksikan pesona sunrise. Daerah istimewa yang berjuluk Kota Pelajar ini memiliki banyak tempat asyik menikmati matahari terbit, salah satunya Gunung Ireng yang ada di Dusun Srumbung, Kelurahan Pengkok, Kecamatan Patuk, Gunungkidul.

Pesona sunrise di Gunung Ireng sangat istimewa. Meskipun sudah lama ada, beberapa waktu belakangan, tempat indah ini kembali hits karena banyak yang mengunggahnya di media sosial. Selain memiliki spot untuk menyaksikan matahari terbit, Gunung Ireng juga memiliki view yang eksotis.

Gunung Ireng adalah destinasi wisata yang menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa. Dari ketinggian, wisatawan bisa melihat pemandangan alam yang sangat menawan.

Berada di puncaknya, Anda dapat melihat hamparan bebatuan kapur yang diselingi pepohonan hijau. Ini bisa menjadi penyembuh penat dari rutinitas keseharian.

View this post on Instagram

A post shared by FOLK TRAVELER INDONESIA (@folk.traveler) on

Anda bisa bersantai atau foto-foto di sini. Waktu terbaik untuk ke sini adalah pagi hari. Anda dapat menikmati sunrise. Matahari pertama akan muncul di antara celah perbukitan.

Destinasi wisata ini sebenarnya berupa bukit berbatu yang menyuguhkan pemadangan dari titik tertinggi Dusun Srumbung. Lokasi ini menyuguhkan pemandangan indah lengkap dengan suasana asri. Sangat cocok untuk mencari ketenangan sembari menyaksikan matahari tenggelam.

Dari puncak bukit, Anda bisa melihat kawasan persawahan dan ladang berwarna hijau yang menyegarkan mata. Selain itu, Anda juga akan disuguhkan pemandangan hutan-hutan yang lebat yang menghiasi kawasan perbukitan. Sering kali kabut asap yang tebal menyelimuti kawasan puncak. Suhu udaranya sangat dingin, jadi jangan lupa untuk memakai pakaian yang tebal.

Menurut legenda setempat, Gunung Ireng adalah buah kemarahan dari Raden Bratasena alias Bima yang ingin mengusir monyet-monyet di sekitaran Gunung Merapi. Awalnya, dia bermaksud untuk menendang monyet-monyet tersebut, tapi meleset dan mengenai bebatuan. Maka bebatuan itulah yang akhirnya kini bernama Gunung Ireng.

Untuk menuju ke puncak Gunung Ireng dari tempat parkir, Anda harus melalui jalan setapak terlebih dulu. Sesampainya di atas, Anda akan disambut dengan beberapa gazebo dan spot-spot yang dapat digunakan untuk duduk-duduk sambil menanti tenggelamnya matahari. Cukup membayar Rp3.000 untuk tiket masuk, dan Rp2.000 untuk parkir kendaraan bermotor. Bagaimana, tertarik menjelajahi Gunung Ireng?

Editor : Vien Dimyati