Ide Wisata New Normal di Semarang, Asyik ke Candi Gedong Songo Diselimuti Kabut
JAKARTA, iNews.id - Semarang memiliki banyak objek wisata menarik untuk dijelajahi. Terutama usai pandemi Covid-19, Anda bisa berwisata ke berbagai destinasi pegunungan, kota tua, taman, dan lainnya.
Bahkan, di Semarang, Anda juga bisa berwisata melihat kemegahan bangunan candi. Sebagai negara kepulauan yang memiliki sejarah budaya, Indonesia memiliki berbagai jenis peninggalan bangunan zaman kuno seperti candi.
Salah satunya Candi Gedong Songo yang tersembunyi di lereng Gunung Ungaran, Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Lantas, seperti apa keindahan Candi Gedong Songo? Berikut ulasan rangkumannya, Sabtu (18/7/2020).
Kompleks candi ini dibangun pada abad 9 Masehi. Gedong Songo berasal dari bahasa Jawa. Gedong yang berarti rumah atau bangunan, Songo yang berarti sembilan.
Jadi, arti kata Gedong Songo yaitu sembilan bangunan. Dari sembilan bangunan candi tersebut, lima kelompok bangunan candi masih utuh, sedangkan empat kelompok bangunan candi hanya tinggal reruntuhan bangunan.
Kompleks Candi Gedong Songo terletak di kaki Gunung Ungaran. Yaitu pada ketinggian 1.200 mdpl. Tak heran, suhu di sini sangat sejuk, yaitu berkisar diantara 19-27 derajat celcius.
Pengunjung dapat menaiki candi mulai dari Candi I hingga seterusnya. Setiap candi menawarkan pemandangan yang berbeda-beda. Semakin tinggi, pemandangan akan semakin indah, ditambah kabut tipis yang menyelimuti.
Berada di kawasan Candi Gedong Songo, traveler tak hanya dapat menikmati wisata sejarah. Tetapi juga dapat mengagumi keindahan alamnya.
Masuk dalam kawasan candi dan berjalan sedikit ke atas, Anda akan melihat candi pertama yang terletak di paling bawah.
Di antara Candi Gedong III dengan Gedong IV, terdapat kepunden gunung sebagai sumber air panas dengan kandungan belerang cukup tinggi.
Ini menjadi spot paling diincar wisatawan untuk menikmati kolam air panas yang dapat menghangatkan tubuh. Ketika menuju candi IV dan V, pengunjung akan menemui sumber mata air. Sumber mata air ini mengandung belerang yang asapnya mengepul tebal.
Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wilayah tersebut. Banyak wisatawan yang berfoto di spot asap mengepul ini.
Tantangan berwisata di Gedong Songo adalah tanjakan di setiap candinya. Pengunjung dapat mengunjungi semua candi yang ada dengan berjalan. Tentunya, akan sangat melelahkan, apalagi tidak terbiasa dengan mendaki.
Alternatif lain bagi pengunjung yang ingin mendaki tanpa berjalan adalah dengan naik kuda. Di pintu masuk area candi, pengunjung akan ditawari sewa kuda. Pengunjung pun dapat memilih paket candi yang akan dikunjungi.
Objek wisata ini terletak di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Dari pusat Kota semarang berjarak kurang lebih 1 jam berkendara. Bagaimana, tertarik menjelajahi Candi Gedong Songo?
Editor: Vien Dimyati