Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan Hotel dengan Sertifikasi EarthCheck Silver Perlu Jadi Pertimbangan, Kenapa?
Advertisement . Scroll to see content

Industri Pariwisata Mulai Bangkit, Investor Tertarik Bangun Hotel di Indonesia

Sabtu, 02 April 2022 - 18:57:00 WIB
Industri Pariwisata Mulai Bangkit, Investor Tertarik Bangun Hotel di Indonesia
Praktisi pariwisata Zita Hanna Mariska bicara mengenai geliat pariwisata di Indonesia (Foto: YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi Covid-19 industri pariwisata dan perhotelan mengalami dampak signifikan. Berbagai strategi dilakukan untuk membangkitkan kembali pariwisata.

Berdasarkan data BPS 2020, tingkat hunian kamar hotel pada 2020 hanya sebesar 3,9 persen. Sementara, kunjungan wisatawan pariwisata anjlok hingga 75 persen.

Meski mengalami dampak pandemi, ternyata masih banyak investor yang ingin berinvestasi di sektor perhotelan.

Zita Hanna Mariska, Praktisi Pariwisata dan Perhotelan menyebutkan sampai hari ini masih banyak orang yang tertarik alias mau membangun bisnis hotel.

“Alhamdulillah saya dari 2020 sampai sekarang masih produktif, ditanya masih ada enggak sih orang yang mau bikin hotel? Saya jawab, masih banget," kata Zita dalam siaran Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia Partai Perindo dengan tema Pandemi Berlalu, Yuk Travelling di Indonesia Saja, Sabtu (2/4/2022).

Tak main-main, Vice President Archipelago yang bernaung di bawah Aston Group ini menyebutkan, selama pandemi dia justru menerima kurang lebih 21 proyek industri hospitality.

“Dibuktikan dengan apa? 21 project saya signing,” kata dia.

Melewati badai pandemi sejak 2020 dan mulai membaik pada 2022 ini, sebagai pelaku industri perhotelan, Zita secara gamblang menyebutkan dia pribadi optimistis industri perhotelan dan pariwisata Indonesia semakin bergeliat aktif tahun depan.

“Ke depannya, di 2022 sampai 2023 ini sangat optimistis, kenapa? Dilihat dari data terakhir, dari September sampai Desember sebetulnya okupansi hotel di Indonesia terutama pulau Jawa itu sudah meningkat rata-rata 63 persen. Januari-Februari ini walau sedikit menurun, tapi di 120 hotel yang di grup kita itu untung," tutur Zita.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut