Jelajah Kepulauan Seribu: Ada Penyu hingga Indahnya Terumbu Karang
Pengalaman itu memberikan gambaran bahwa menjaga laut bukan sekadar persoalan mempertahankan pemandangan agar tetap indah. Ada banyak makhluk hidup yang bergantung pada kebersihan dan kesehatan ekosistem laut.
Keindahan bawah laut Kepulauan Seribu juga menjadi bagian yang tidak kalah menarik. Anda bisa melihat ekosistem terumbu karang dan mangrove sekaligus berbagai upaya rehabilitasi yang dilakukan untuk menjaganya.
Salah satu yang diperkenalkan adalah budidaya ikan nemo. Kehadiran terumbu karang, mangrove, dan berbagai biota laut tersebut menunjukkan bahwa kawasan wisata bahari memiliki kehidupan yang jauh lebih kompleks dibandingkan sekadar hamparan laut untuk dinikmati wisatawan.
Di perairan Pulau Tidung, wisatawan juga mengenal konsep kawasan konservasi laut berbasis masyarakat. Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan laut yang juga menjadi bagian dari kehidupan mereka.
Sementara itu, Pulau Pramuka menjadi salah satu ruang untuk melihat bagaimana wisata dan edukasi mengenai lingkungan dapat berjalan berdampingan. Pulau tersebut merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu sekaligus salah satu tujuan wisata dan edukasi kelautan.