Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Jelajah Moskow, Bangunan Gereja dan Masjid Agung Jadi Daya Tarik Wisatawan

Selasa, 25 Juni 2019 - 22:16:00 WIB
Jelajah Moskow, Bangunan Gereja dan Masjid Agung Jadi Daya Tarik Wisatawan
Banyak bangunan bersejarah di Moskow yang menarik minat wisatawan. (Foto: iNews.id/Adjat Wiratma)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id – Mengunjungi Moskow, Rusia, kurang lengkap tidak mengunjungi tempat-tempat menarik dan bersejarah yang menjadi destinasi favorit wisatawan. Salah satunya, traveler bisa mengunjungi Sergiev Posad.

Sergiev Posad adalah kota kecil yang nyaman dengan populasi lebih dari 100.000 dan terletak 75 km timur laut Moskow. Kota ini indah karena memiliki bangunan-bangunan cantik.

Ada tempat yang terkenal di seluruh dunia, yakni Trinity Lavra of St. Sergius. Ini salah satu pusat spiritual dari gereja ortodok Rusia yang sudah ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Melihat bangunan gereja ini, selintas bentuk kubahnya mirip masjid di Indonesia. Dengan banyaknya penganut Kristen ortodok di sini, maka perempuan yang datang ke gereja ini juga menggunakan penutup kepala (kerudung).


Semua gereja di sini masih aktif digunakan. Orang boleh masuk, tapi tidak diperkenankan mengambil gambar saat jamaat sedang beribadah.

Begitupun dengan para pendeta dan biarawati yang sedang menuntut ilmu di sini. Bisa berinteraksi, tapi tidak sopan jika kita mengajaknya berfoto. Mereka pun dengan sopan akan menolaknya.

Trinity Lavra of  St. Sergius merupakan kompleks yang luas. Didirikan pada 1337, Trinity Lavra of St. Sergius menjadi daya tarik utama bagi Kota Sergiev Posad dan simbol Kekristenan Rusia.


Kompleks biara ini terdiri dari lebih dari 50 bangunan bersejarah, termasuk Katedral Assumption abad ke-16 dan Katedral Holy Trinity abad ke-15. Dibutuhkan seharian untuk menjelajahi semua kompleks gereja indah ini.

Berebut Air dari Sumber Mata Air

Ada yang menarik perhatian saya saat banyak pengujung membawa botol dan mengambil air yang terletak di tengah-tengah kompleks gereja. Para pengujung percaya, air dari sumber mata air yang tidak pernah mati ini membawa berkah. Tidak heran jika selain membasuh wajah, banyak yang membawanya untuk kepentingan masing-masing.


Kalau Muslim percaya dengan barokah air zam-zam, nah penganut Kristen ortodok percaya dengan khasiat air dari tempat ini. Kalau untuk saya di tengah udara yang terik, basuhan air dingin ini membantu menyegarkan wajah.

Di luar kompleks gereja, ada banyak burung merpati yang jika kita membawa roti (makanan) mereka akan mendekat. Berinterkasi dengan ratusan burung, tentu jadi pengalaman yang menyenangkan.

Namun, hati-hati saat ada orang yang menawarkan berinteraksi dengan merpati putih jinak bawaan mereka. Biasanya, orang-orang itu akan dengan baik hati membiarkan kita untuk berfoto dengan merpati jinak. Namun, ujung-ujungnya meminta sejumlah uang dan terkesan memaksa.

Masjid Agung dan Perkembangan Islam

Moskow memang pusat Kristen ortodok. Namun dalam hal perkembangan Islam, Moskow menjadi salah satu kota dengan penduduk Muslim terbanyak di daratan Eropa.

Pertumbuhan penduduk Muslim tampak signifikan dalam 10 tahun terakhir. Tidak heran jika masjid agung di Moskow dibangun megah. Setiap Jumat, masjid ini penuh untuk warga yang melakukan salat. Tidak hanya pria, tapi juga Muslim perempuan ikut salat di mesjid ini.

Mesjid ini terbuka untuk dikunjungi. Selain bagian utama untuk salat, mesjid ini juga dilengkapi dengan perpustakaan dan ada bagian kecil di belakang yang menjual suvenir.

Bagi perempuan yang masuk tanpa menggunakan pakaian tertutup, pihak masjid menyediakan pakaian berbentuk jubah untuk dikenakan selama berkegiatan di dalam lingkungan masjid. Di pintu depan, para tamu akan melewati pemeriksaan badan dan barang bawaan. Bagi rombongan, turis pemeriksaan tidak begitu ketat.

Masjid Agung Moskow secara resmi dibuka pada 23 September 2015. Kabarnya, pembangunan mesjid hingga mampu menampung 20 ribu jamaah ini memakan waktu 10 tahun. Sebanyak 12 kilogram lapisan kertas emas menghiasi kubah masjid dengan mahkota bulan sabit. Ada enam lantai dan 15 pintu masuk yang terdapat di dalam gedung. Ada pula akses khusus bagi penyandang cacat.

Bagi umat Muslim, jalan-jalan ke Moskow tidak akan kesulitan untuk mencari makanan halal. Minimarket, restoran, dan hotel sudah banyak yang menyajikan makanan halal. Bahkan, sebagian pramusaji dengan terbuka memberikan informasi kepada kita jika makanan yang tersaji bukan untuk Muslim karena mengandung babi atau alkohol.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut