Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026 Diprediksi Picu Lonjakan Hunian Hotel, Ini Penjelasannya!
Dari berbagai destinasi, Bali diperkirakan kembali menjadi magnet utama wisatawan domestik. Proyeksi menunjukkan tingkat hunian hotel di pulau ini dapat mencapai sekitar 64 persen selama periode libur Nyepi dan Lebaran.
Selain Bali, sejumlah kota di Pulau Jawa juga diprediksi mengalami peningkatan permintaan kamar dengan tingkat hunian sekitar 53 persen. Sementara Sumatera diperkirakan berada di kisaran 45 persen.
Meski tidak setinggi Bali dan Jawa, hotel di Kalimantan dan Sulawesi juga diproyeksikan merasakan dampak meningkatnya mobilitas wisatawan domestik.
Menariknya, lonjakan hunian diperkirakan paling terasa di hotel bintang empat, dengan kenaikan sekitar 14 persen dibanding periode sebelumnya. Kategori ini sering menjadi pilihan wisatawan keluarga karena menawarkan fasilitas lengkap dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibanding hotel bintang lima.
Sementara itu, hotel bintang lima diprediksi mengalami kenaikan sekitar 5 persen, dan hotel bintang tiga sekitar 9 persen.
Beberapa hotel di destinasi wisata populer seperti Bali dan Yogyakarta diperkirakan akan mencatat tingkat hunian yang tinggi, terutama karena kedua daerah tersebut tetap menjadi tujuan favorit wisatawan domestik saat musim libur panjang.
Bagi industri perhotelan, momen Ramadan hingga Nyepi bukan hanya tentang kamar yang terisi. Banyak hotel menyiapkan pengalaman tematik agar masa liburan terasa lebih berkesan, mulai dari paket buka puasa, program halal bihalal, hingga aktivitas khusus selama Nyepi di Bali.
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, mengatakan perusahaan menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan layanan tetap optimal saat jumlah tamu meningkat.
Menurut dia, kualitas pengalaman tamu menjadi fokus utama, terutama pada periode liburan besar ketika mobilitas wisatawan melonjak.
"InJourney Hospitality berkomitmen untuk menghadirkan layanan terbaik dengan sentuhan keramahtamahan khas Indonesia di setiap touchpoint. Kami juga terus melakukan berbagai improvement dari sisi operasional, fasilitas, serta peningkatan kompetensi personel guna menjamin kenyamanan para tamu selama periode Idul Fitri dan Nyepi 2026," ujar Christine.
Dengan jadwal libur yang panjang dan destinasi yang semakin mudah diakses, Idul Fitri dan Nyepi 2026 diprediksi menjadi salah satu momentum penting bagi kebangkitan wisata domestik.
Editor: Muhammad Sukardi