Liburan Tak Lagi Cuma Foto-Foto, Tren Wisatawan Bergeser ke Pengalaman Lokal!
Konsep serupa juga terlihat di sejumlah destinasi lain. Di Jaipur, India, wisatawan dapat mengenal kehidupan pengrajin lokal melalui pembuatan karpet dengan teknik simpul tangan, gerabah, hingga gelang lak. Pengalaman kemudian dilanjutkan dengan menyusuri kawasan bersejarah dan menikmati masakan rumahan khas Rajasthan.
Sementara di Kamboja, perjalanan dapat membawa wisatawan lebih dekat dengan simbol budaya setempat melalui bunga teratai. Di sekitar Siem Reap, wisatawan dapat mengunjungi perkebunan teratai, memanen bunga, hingga mempelajari proses pengolahan serat dari batangnya.
Bergeser ke Budapest, Hungaria, wisatawan juga dapat meninggalkan kawasan wisata utama untuk menuju Desa Tard dan mengenal seni sulam folk-art Matyó yang diwariskan antargenerasi. Interaksi dengan pengrajin lokal menjadi bagian dari perjalanan, sebelum wisatawan mencicipi masakan rumahan khas Hungaria.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa nilai suatu perjalanan tidak selalu ditentukan oleh seberapa banyak tempat yang berhasil dikunjungi. Bagi sebagian wisatawan, pengalaman yang memungkinkan mereka memahami karakter sebuah destinasi justru dapat meninggalkan kesan lebih panjang.
Hal serupa juga terlihat dalam tren menikmati alam. Di Malaysia, misalnya, wisata malam di kawasan hutan bakau menawarkan pengalaman yang berbeda setelah matahari terbenam. Wisatawan dapat menyusuri sungai untuk melihat kunang-kunang, sekaligus menikmati suasana alam yang lebih tenang.