Lima Destinasi Wisata Asyik di Medan, Tempat Lahir Bobby Nasution

Vien Dimyati ยท Selasa, 21 November 2017 - 17:24 WIB
Lima Destinasi Wisata Asyik di Medan, Tempat Lahir Bobby Nasution

Destinasi Wisata Medan, Danau Toba (Foto: Caretourism)

JAKARTA, iNews.id - Saat ini, Kota Medan menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia. Pasalnya, prosesi pernikahan putri Presiden RI Jokowi Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution dilanjutkan di Medan. Setelah sebelumnya dilakukan prosesi adat Jawa, di Solo, Jawa Tengah.

Prosesi pernikahan adat Mandailing ini akan berlangsung dari 24-26 November 2017. Tentunya, prosesi adat ini akan berdampak pada pariwisata Kota Medan. Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, Medan memiliki destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Wisatawan bisa mengunjungi wisata alam, danau, air terjun hingga wisata budaya. Salah satu wisata yang menarik wisatawan adalah Danau Toba, tempat wisata ini merupakan terbesar di dunia dan terkenal hingga mancanegara.

Lantas, destinasi wisata mana sajakah yang wajib dikunjungi di Medan? Berikut ulasannya, seperti dirangkum iNews.id, dari berbagai sumber, Selasa (21/11/2017).

Danau Toba

Danau terbesar ini sudah terkenal keindahannya hingga mancanegara. Danau Toba terbentuk karena letusan gunung berapi yang teramat besar. Letusan tersebut membentuk kawah yang lama-kelamaan terisi air, sehingga terjadilah danau. Danau Toba merupakan salah satu wisata alam paling populer di Sumatera Utara. Danau ini memiliki air biru jernih, dengan pegunungan hijau di sekelilingnya, dan udara yang sejuk.

Di tengah Danau ada sebuah pulau kecil bernama Pulau Samosir, luasnya kurang lebih 647 kilometer persegi. Untuk menikmati keindahan danau, Anda dapat berkeliling menggunakan sepeda. Di sini, Anda bisa beraktivitas olahraga air, seperti berenang, dan menyewa boat untuk menjelajah danau.

Istana Maimum

Salah satu ikon Kota Medan dan merupakan bangunan peninggalan Kerajaan Deli adalah Istana Maimun. Bangunan yang berwarna kuning terang (warna khas melayu) ini berdiri tepat di tengah kota. Ketika berkunjung ke Istana Maimun, Anda akan mendapati peninggalan sejarah Kerajaan Deli, singgasana sultan, foto-foto sultan, serta koleksi benda bersejarah lainnya.

Pulau Samosir

Pulau Samosir terletak di tengah Danau Toba. Sebuah pulau vulkanik nan indah terbentang di tengah Danau Toba. Anda akan menemukan udara sejuk dan segar selama berada di tempat wisata Sumatera Utara ini. Tidak hanya wisata alam saja yang ditawarkan, Anda juga akan disuguhkan wisata sejarah yang masih terasa nuansa kebudayaannya. Beberapa di antaranya menyaksikan pertunjukan Sigale-gale (di Tomok), berkeliling Museum Huta Bolon, mengunjungi Makam Raja Sidabutar, serta keunikan Batu Parsidangan.

Pesona pulau di tengah danau dengan ketinggian 1.000 mdpl ini, membuatnya menjadi kunjungan ‘wajib’ bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Pulau Samosir terbentuk setelah terjadinya erupsi vulkanis 75 ribu tahun yang lalu. Dan peristiwa itu bukan hanya membentuk Pulau Samosir, namun juga kondisi geografisnya secara keseluruhan. Letusan vulkanik juga telah membentuk dua danau di Pulau Samosir, yaitu Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang, yang keduanya mendapat julukan sebagai danau yang berada di atas danau (Danau Toba). Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang sama-sama berpanorama cantik dan airnya jernih.

Air Terjun Telaga Sibolangit

Bagi Anda yang menyukai wisata alam, tempat ini tak boleh dilewatkan. Namanya Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit atau Air Terjun Sibolangit. Jika ditempuh dari Kota Medan, butuh waktu dua jam perjalanan.

Sibolangit adalah pegunungan dengan hawa segar dan keindahan alam sangat eksotis. Air terjunnya ada dalam hutan Sibolangit. Sesuai namanya, air terjun ini memang mempunyai dua warna, yaitu putih untuk air hangat dan biru untuk air dingin. Jika berada di Sibolangit dan ingin mencapai lokasi air terjun, dapat menempuh perjalanan selama tiga jam.

Pulau Nias

Tempat wisata di Medan berikutnya adalah Pulau Nias. Pulau ini terkenal dengan kegiatan lompat batu dan selancarnya. Para pemuda di Pulau Nias dapat dengan mudah menaklukkan dinding batu dengan tinggi dua meter. Ini merupakan atraksi populer di Pulau Nias. Dan bagi Anda yang ingin menyaksikannya dapat berkunjung ke Desa Bawomatauo.

Tradisi lompat batu lahir karena adanya kebiasaan warga masyarakat yang suka berperang antar desa. Sedangkan untuk menyaksikan pertunjukan tari perang dengan penari berkostum tradisional, hiasan kepala berupa bulu burung yang mempunyai warna cerah, bisa dilihat di dua desa, yaitu Desa Hilisimae dan Bawatomataluo. Kegiatan lain yang dapat dilakukan, yaitu berselancar di pantai berombak besar dan menantang.

Pulau Nias lokasinya di bagian barat Sumatera, tepatnya di Samudera Hindia. Wisata Pulau Nias juga sudah terkenal sampai ke luar negeri, sama seperti Danau Toba.

Editor : Vien Dimyati