Mengenang 17 Karya Leonardo da Vinci lewat Pameran Leonardo Opera Omnia di Museum Mandiri
"Leonardo Opera Omnia adalah inisiatif yang luar biasa untuk memperkuat hubungan diplomatik bilateral antara Republik Italia dan Republik Indonesia selama lebih dari 70 tahun," kata Yang Mulia Vittorio Sandalli dalam peresmian Pameran Leonardo Opera Omnia di Museum Mandiri, Jakarta, Rabu (6/2/2020).
Leonardo Opera Omnia dipromosikan dan dibiayai oleh Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, diproduksi oleh Rai Com, dan dikuratori oleh Prof. Antonio Paolucci. Acara ini menyoroti ketelitian ilmiah yang menjadi aspek dasar pameran.
Pameran ini telah dimulai pada Februari 2019 dan diselenggarakan di berbagai negara di Eropa, Asia serta Afrika. Sebelum datang ke Indonesia, pameran ini telah mengunjungi beberapa wilayah Asia seperti Tbilisi, Beijing, Kanton, Kuala Lumpur dan Yangon.
Mrs. Maria Battaglia, Direktur Institut Kebudayaan Italia di Jakarta menjelaskan, seluruh warisan artistik Leonardo da Vinci telah tersebar di berbagai museum, gereja, dan menjadi koleksi pribadi di seluruh dunia, sehingga tidak memungkinkan untuk menggelar pameran tunggal dalam skala besar. Melalui proyek Opera Omnia, maha karya Leonardo dapat dibawa dengan mudah dan dipamerkan dalam berbagai bentuk.
"Ada 17 reproduksi karya Leonardo merepresentasikan jalur artistik sang pelukis dan dibuat dengan menggunakan teknik digital canggih sehingga seolah-olah memosisikan pengunjung di depan karya aslinya. Semua karya Leonardo direproduksi berdasarkan ukuran/bentuk aslinya dan akan memberikan sudut pandang yang luar biasa bagi pengunjung dalam memahami kreativitas sang jenius Leonardo da Vinci," ujar Mrs. Maria Battaglia.