Moskow, Wisata Sejarah Dunia

Red Square, Ikon Moskow
Ada yang mengatakan jika mengenal Moskow, maka dia sudah mengenal Rusia. Dibandingkan kota lain di Rusia, Moskow menjadi tujuan utama para turis karena banyak tempat indah yang bisa dikunjungi. Tempat-tempat yang menarik di sana, salah satunya Red Square. 
Tidak mengujungi tempat ini, serasa belum menginjakan kaki di Moskow, karena komplek wisata ini merupakan ikon Moskow dengan spot-spot foto yang cantik. Red Square yang persis berada di pusat kota dan depan istana presiden ini, sudah dijadikan UNESCO World Heritage.
Krasnaya Ploshad atau lapangan cantik begitu sebutan untuk lapangan berlantaikan bebatuan ini. Lokasinya di jantung Moskow dikelilingi bangunan-bangunan penting seperti Kompleks Kremlin, Museum Sejarah, Katedral Kazan, Pusat Perbelanjaan GUM, dan Gereja St. Basil. Tidak heran jika di lokasi ini banyak turis datang untuk berfoto merayakan kedatangan mereka di Moskow tentunya.
Katedral St Basil dengan kubah dan asitekturnya yang unik. Sementara pusat perbelanjaan GUM tempat berbelanja barang bermerek dan Tembok Kremlin kokoh berdiri di kiri dan kanan lapangan. Di samping tempat lain, destinasi ini adalah salah satu yang mendorong saya ke Moskow.
Di lokasi sekitar sini juga ada Lenin Mussoleum yang merupakan makam pemimpin Uni Soviet zaman dulu yang masih diawetkan hingga kini. Hanya saja jika ingin berkunjung, harus datang lebih pagi karena antre panjang dan dibatasi hanya sampai jam 10.00 saja.
Merasakan Ice Cream Bosco
Udara panas menyantap ice cream tentu menggiurkan. Di Moskow, ada ice cream ternama yang sayang jika tidak mencobanya. Sangat melegenda karena sudah lama ada, tidak hanya di Red Square, beberapa lokasi juga bisa ditemui ice cream Bosco. Entah kalau pada musim dingin, jualan es ini masih ada atau tidak, tapi biar bisa mencobanya, berarti harus datang ke Moskow pada musim panas, yakni sekitar Juni–Agustus.
Kalau soal jajan ice cream atau cari makanan ringan dan masuk restoran cepat saji, bagi para pelancong berkantong pas-pasan aman-aman saja karena tidak terlampau mahal. Rusia untuk kantong orang Indonesia bisa jadi cukup ramah.
Editor: Tuty Ocktaviany