New Normal, Baparekraf Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Digital Entrepreneurship

Vien Dimyati ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 13:32 WIB
New Normal, Baparekraf Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Digital Entrepreneurship

UMKM Diajak manfaatkan digital entrepreneurship (Foto : Ist)

TANGERANG SELATAN, iNews.id - Di tengah masa pandemi Covid-19, teknologi informasi dan internet menjadi kebutuhan. Bahkan, para pelaku UMKM dituntut melakukan terobosan dalam sistem kerja atau model bisnis untuk bertahan dan memperoleh kesempatan untuk bangkit.

Josua Simanjuntak selaku Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk kreatif Baparekraf mengatakan, pemerintah melalui Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) memberikan perhatian khusus dengan mengadakan Baparekraf Digital Entrepreneurship (BDE 2.0) pada Juli hingga September 2020, melalui program Inkubasi online.

"Para pelaku UMKM diharapkan dapat bangkit dan bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar yang telah melakukan penjualan melalui platform digital lebih dulu sehingga transformasi ekonomi digital di Indonesia bisa maksimal dan pendapatan pelaku UMKM meningkat," kata Josua Simanjuntak dalam konferensi pers di Hotel Santika, Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, Baparekraf Digital Entrepreneurship (BDE 2.0) diadakan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif. Selain itu dapat menciptakan ekosistem yang berkualitas bagi para pelaku UMKM khususnya di subsektor fesyen, kuliner dan kriya.

Kegiatan ini meliputi online mentoring, online coaching, serta penyediaan platform e-commerce khusus untuk para pelaku UMKM Indonesia. Para penyedia barang/jasa dari ke-tiga subsektor tersebut di atas dapat langsung memasarkan produk/jasa kepada para online reseller yang saat ini sudah menjadi model bisnis yang sangat umum untuk dilakukan.

Pengembangan reseller akan membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang berjiwa entrepreneur, kreatif dan mandiri.

“Diadakannya inkubasi online ini utamanya bisa meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM dalam melakukan penjualan sehingga penjualan tidak hanya di Indonesia namun bisa di ekspor ke luar negeri," kata Muhammad Neil El Himam selaku Direktur Aplikasi dan Tata Kelola Ekonomi Digital Baparekraf.

Sebelumnya, kegiatan BDE tahap 1 atau BDE 1.0 terdapat 2.300 pelaku UMKM yang telah ber-migrasi dari berjualan secara konvensional ke jualan online di marketplace nasional.

Ini telah dilakukan sejak 2017 di beberapa kota di Indonesia. Baparekraf memandang perlu untuk meningkatkan kelas para pelaku UMKM serta memperkuat fundamental bisnis melalui BDE 2.0.

Sasaran dalam Baparekraf Digital Entrepreneurship adalah 300 peserta yang terbagi atas 100 peserta per bulan dari periode Juli hingga September 2020.

Akan dipilih 10 peserta terbaik setiap bulan untuk melakukan presentasi final guna menunjukkan kemajuan usaha mereka dan memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam program-program pengembangan lain.

Editor : Vien Dimyati