Pura Besakih, Tempat Sakral Sambil Menikmati Keindahan Alam

Vien Dimyati ยท Sabtu, 21 Maret 2020 - 10:10 WIB
Pura Besakih, Tempat Sakral Sambil Menikmati Keindahan Alam

Keindahan Pura Besakih (Foto : Instagram naty_libhaber)

JAKARTA, iNews.id - Wisata ke Bali tanpa Pura terbesar ini memang ada yang kurang. Pura Besakih Karangasem menjadi salah satu tempat persembahyangan agama Hindu di Bali.

Karena terbesar dan unik, pura ini sangat populer di kalangan wisatawan internasional. Di kawasan ini, tidak hanya terdapat satu pura, tetapi banyak Pura. Karena begitu banyak pura di satu wilayah, maka Pura Besakih Bali adalah yang terbesar di Indonesia.

Pura Besakih Bali juga sering disebut dengan nama Pura Agung Besakih. Lokasi Pura Besakih Ada di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.

Pura Besakih Bali terdiri dari satu pusat pura yang diberi nama Pura Penataran Agung Besakih dan berisi 18 Pura pendamping yang berada di sekitar Pura Penataran Agung Besakih. Satu Pura Basukian dan 17 pura lainnya.

Pura Besakih dibangun oleh seorang tokoh agama Hindu dari India. Dia telah lama menetap di pulau Jawa, yaitu Rsi Markandeya.

Pura Besakih terletak di ketinggian 1.000 mdpl sebelah Barat lereng Gunung Agung. Berada di sini, wisatawan bisa menikmati pemandangan pura Besakih, dan pemandangan alam sekitar.

Sebelum mengunjungi objek wisata Pura Besakih tentu ada beberapa hal yang perlu ketahui. Mulai dari etika serta pantangan-pantangan mengunjungi objek wisata pura, spot-spot mana yang menyuguhkan pemandangan cantik, termasuk juga mengenal latar belakang sejarah berdirinya pura.

Untuk itulah wisatawan domestik maupun asing yang berkunjung ke sini, wajib ditemani oleh pemandu atau tour guide. Baik itu pemandu lokal ataupun pemandu wisata yang harus Anda sewa. Untuk biaya sewa pemandu biasanya dimulai dari Rp50.000 - 100.000, tergantung jumlah peserta.

Berkunjung ke Besakih, bagi penekun kegiatan rohani, akan merasakan nuansa spiritual dan magis. Di sini, wisatawan dapat memandang alam dari ketinggian. Apalagi jika sampai pada areal Pura Gelap yang menempati posisi paling atas komplek pura ini. Dari pura Gelap ini Anda bisa menyaksikan keindahan alam secara luas.

Pura Besakih dapat dikunjungi dari pukul 08.00 - 17.00 WITA. Tetapi, bagi Anda yang ingin bersembahyang, pura terbuka 24 jam.

Untuk mencapai pura ini dari Kuta butuh waktu sekitar 2 jam dengan berkendara. Selain wisata di pura, Anda bisa berwisata di spot menarik lain yang terletak berdekatan dengan Pura Besakih. Wisatawan bisa berwisata ke Telaga Waja rafting, objek wisata Bukit Jambul, Desa Putung, Sawah Sidemen dan Agrowisata Salak Sibetan.

Hal yang perlu dicatat oleh setiap pengunjung yang disediakan areal suci di Bali, dikirim pura besar seperti Besakih yang diperlukan untuk kain dan selendang.

Sudah disediakan di lokasi atau bisa dibawa sendiri. Selain itu ada pantangan untuk perempuan saat ini datang bulan untuk membuka areal pura. Bagaimana, tertarik menjelajahi Pura Besakih?

Editor : Vien Dimyati