Sambut New Normal, Pariwisata Bali Mulai Buka 9 Juli secara Bertahap

Siska Permata Sari ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 16:11 WIB
Sambut New Normal, Pariwisata Bali Mulai Buka 9 Juli secara Bertahap

Bali persiapan menyambut wisatawan (Foto : Instagram@teodoraperieteanu)

JAKARTA, iNews.id - Adanya pandemi virus corona (Covid-19) membuat beragam sektor terganggu, terutama pariwisata yang dirasakan di Pulau Dewata Bali. Menjadi primadona pariwisata di Indonesia bahkan dunia, kini sektor tersebut lesu sejak hadirnya Covid-19.

Setelah mengalami kelesuan di sektor pariwisata sejak Maret, saat ini pemerintah daerah Bali tengah menggodok persiapan untuk membuka kembali objek-objek wisata pada Juli mendatang untuk wisatawan domestik.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka AA Sukawati dalam diskusi di Webinar Leader Talk yang disiarkan langsung di YouTube Official iNews dan iNews Portal, Kamis 25 Juni 2020.

“Untuk mengawali aktivitas 9 Juli nanti, kita akan sangat bertahap, dan ini kita buka buat masyarakat lokal saja,” tutur Tjok Oka AA Sukawati, dalam diskusi di Webinar Leader Talk, Kamis (25/6/2020).

Beberapa persiapan yang dilakukan adalah memastikan industri dan masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disusun oleh pemerintah daerah, baik kota maupun kabupaten.

“Kita sekarang ini memang ada di posisi yang dilematis, antara kesehatan dan ekonomi, ini bukan pilihan. Kita harus bijak dan cerdas menyatukan kedua ini agar berjalan, tentu hal ini perlu kesiapan kita semua. Saya kira kalau kita penuhi semua (SOP dan protokol kesehatan), apa yang direncanakan untuk membuka (pariwisata) pada masyarakat 9 ini bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Pengamat sekaligus Rektor Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Denpasar, I Made Sudjana mengungkapkan, Juli adalah saat yang tepat untuk membuka pariwisata di Bali.

“Bulan Juli memang waktu yang tepat sekali, tetapi seperti yang Pak Wagub sampaikan, memang harus bertahap,” ujarnya.

Persiapan yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah di Bali meliputi Standar Operasional Prosedur (SOP) atau Prosedur Tetap (Protap) dan protokol kesehatan yang dipatuhi oleh stakeholder serta masyarakat. Terutama di sejumlah tempat publik. Mulai dari penerbangan, bandara, hotel, restoran, hingga objek-objek wisata.

Sementara itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengatakan, untuk mempersiapakan new normal, daerahnya telah menyiapkan peraturan sesuai protokol kesehatan.

Salah satunya, kata dia, di pasar-pasar akan diberlakukan cek suhu, jaga jarak, dan lainnya. Sedangkan pariwisata akan dibuka untuk wisatawan domestik.

"Ada rencana kita akan buka new normal untuk wisata domestik 9 Juni 2020. Nusa Penida akan dipersiapkan pada 1 Juni 2020. Penyeberangan speed boat ke Nusa Penida sudah buka, tapi hanya 50 persen dibolehkan mengangkut penumpang. Ini hanya untuk wisatawan di dalam, sedangkan di luar Nusa Penida, wajib menyiapkan surat rapid test," ujar I Nyoman Suwirta.

Menurut dia, sektor pariwisata masih lemah, meski demikian daerahnya akan membangkitkan sektor lain seperti pertanian, UMKM, perdagangan, dan lainnya.

"Sektor pariwisata sedang dipersiapkan untuk manajemen baru. Dengan kondisi lesu selama 3 bulan ini, kami akan berusaha agar stakeholder melakukan konsep branding terhadap objek yang dimiliki," kata dia.

Editor : Vien Dimyati