Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Alasan Dubai Wajib Didatangi, Wisatawan Indonesia Approved!
Advertisement . Scroll to see content

Sandiaga Uno Sebut Desa Wisata Award 2021 Bantu Pulihkan Sektor Parekraf

Rabu, 14 April 2021 - 16:42:00 WIB
Sandiaga Uno Sebut Desa Wisata Award 2021 Bantu Pulihkan Sektor Parekraf
Daya tarik Desa Wisata (Foto: Instagram @perkampungan.adat.sijunjung)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Desa wisata memiliki daya pikat tersendiri untuk dijelajahi wisatawan. Biasanya, desa wisata identik dengan pemandangan asri, budaya yang masih kental, hingga memiliki produk kreatif yang unik.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, para pengelola desa wisata dan pemerintah daerah harus terus termotivasi untuk meningkatkan kualitas desa wisatanya. Tujuannya agar desa wisata tersebut makin populer dan menjadi incaran wisatawan.

"Desa wisata rintisan bisa berkembang menuju desa wisata maju dan mandiri. Tujuannya agar pariwisata dan ekonomi kreatif bermanfaat bagi kemajuan desa, sehingga membantu pemulihan sektor Parekraf," kata Sandiaga Uno melalui keterangan virtualnya belum lama ini.

Selama masa pandemi Covid-19, sektor pariwisata mengalami dampak signifikan. Sejumlah desa wisata yang pada saat kondisi normal dapat mendatangkan ratusan wisatawan lokal maupun mancanegara, saat ini jumlah kunjungannya tidak stabil. 

Mencermati kondisi tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui Bakti BCA berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata Indonesia mengadakan kegiatan Desa Wisata Award 2021.

Rangkaian kegiatan kompetisi ini dibuka secara virtual oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Direktur BCA Gregory Hendra Lembong, EVP CSR BCA Inge Setiawati, Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Pariwisata Indonesia Indra Ni Tua dan Pengamat, Ahli & Deputi Pengembangan Destinasi 2020-2021 Hari Santosa Sungkari melalui platform Zoom pada Senin (12/4/2021). 

“Keprihatinan terhadap sektor pariwisata di Indonesia mendorong BCA untuk membangkitkan motivasi masyarakat yang memiliki usaha di sekitar desa wisata. Selain itu, Desa Wisata juga menjadi salah satu skala prioritas pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.

Menurut Jahja, desa wisata yang akan berkompetisi harus memiliki persyaratan. Salah satunya, memiliki paket wisata, baik berupa daya tarik alam, atraksi budaya, hingga berbasis digital.

Selanjutnya, desa wisata harus diinisiasi dan dikembangkan oleh organisasi dan sumber daya lokal, seperti karang taruna, badan usaha milik desa, dan kelompok sadar wisata.

Nantinya, ada dua kriteria penilaian pemenang desa wisata, yakni mampu menciptakan kegiatan usaha baru dan usaha yang dibuat dilakukan secara terus menerus, serta mengembangkan produk dan layanan.

Selain itu, juga akan ada pelatihan kepada desa wisata agar pelaku pariwisata lihai berbahasa Inggris. Hal ini dilakukan jelang pembukaan pariwisata bagi turis asing di beberapa wilayah di Indonesia.

"Desa Wisata Award 2021 dihadirkan bagi seluruh desa wisata yang ada di 33 provinsi Indonesia dengan kurun waktu sekitar 3 bulan,” ujar Jahja.

Kegiatan Desa Wisata Award 2021 direncanakan akan menghimpun peserta desa wisata yang ada di seluruh provinsi Indonesia. Terdapat empat kategori yang nantinya akan dilombakan di antaranya Desa Wisata Berbasis Alam, Desa Wisata Berbasis Budaya, Desa Wisata Berbasis Kreatif, dan Desa Wisata Berbasis Digital. 

Setiap provinsi diharapkan dapat mengirimkan empat perwakilan dari desa wisata yang ada di daerahnya. Nantinya peserta lomba akan menyusun materi program baik new business concept maupun continuous improvement program yang akan dipresentasikan ke dewan juri untuk penentuan pemenang.

Jahja menegaskan kegiatan ini merupakan program yang bermanfaat dan pertama kali diadakan, sehingga akan memberikan pelajaran bagi segenap perangkat desa untuk mengadaptasi wisata dengan protokol normal baru. Selain itu, apresiasi pembinaan dan pengembangan akan diberikan kepada Desa Wisata yang terpilih sebagai pemenang.

Sementara itu, Pengamat, Ahli & Deputi Pengembangan Destinasi Hari Santosa Sungkari mengatakan peranan swasta untuk desa wisata ini adalah swasta bagian dari ekosistem dan dapat menjadi executor yang menjalankan secara kesinambungan. 

"Desa wisata pada akhirnya akan menjadi business unit karena itu peranan swasta menjadi penting dalam ekosistem ini," katanya.

BCA melalui Bakti BCA sudah mengembangkan 12 desa wisata binaan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Adapun, ke-12 desa binaan tersebut adalah Wirawisata Goa Pindul; Desa Wisata Pentingsari; Wisata Wayang Desa Wukirsari; Kampung Batik Gemah Sumilir; Doesoen Kopi Sirap; Desa Wisata Tamansari; Desa Wisata Pucak Tinggan; Desa Wisata Gunong Lumut; Desa Wisata Bukit Peramun; Desa Wisata Aik Rusa Berehun; Kampung Adat Sijunjung; serta Nagari Silokek.

“Semoga kegiatan ini bisa menjaring peserta dari berbagai desa dan dapat menjadi ladang pengembangan wisata di Indonesia. Tentunya kita sama-sama berharap kegiatan ini dapat membangkitkan pemulihan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata,” tutur Jahja.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut