Singgah ke Desa Ini Bisa Temukan Harta Karun Kuno Kerajaan Airlangga, Ini Penampakannya
Berdasarkan penelusuran Kuno Brono, prasasti peninggalan Prabu Airlangga ini sudah terpotong setengah karena keusilan tangan manusia.
Prasasti ini berada di tengah-tengah hutan. Terlihat dalam video tersebut, prasasti ini dikelilingi oleh rerumputan yang tumbuh liar.
“Tempatnya sangat indah, asri sekali,” ujar pemilik YouTube Channel Kuno Brono dalam videonya.
Dalam penelusurannya, Kuno Brono didampingi Kepala Kades Puncak Wangi, Bagus. Menurut Bagus, prasasti ini belum memiliki nama. Karena ditemukan di desa tersebut, maka diberikan nama menjadi prasasti Puncak Wangi. Meski belum terdata oleh arkeolog, prasasti ini sudah masuk ke dalam literatur peninggalan prasejarah.
“Dinamakan prasasti Puncak Wangi, karena sampai sekarang masih belum diketahui nama prasasti tersebut," ujar Bagus, selaku Kepala Desa.

Berdasarkan keterangan dari Bagus, prasasti Puncak Wangi ini disebut catur mukha sebab di setiap sudutnya terdapat tulisan melingkar. Hingga saat ini, tulisan tersebut belum terbaca.