Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Di Balik Sunyi Puhsarang, Destinasi Religi Menyimpan Jejak Sejarah
Advertisement . Scroll to see content

Tersembunyi di Kupang, Intip Keunikan Gua Amnesi yang Mirip Kristal

Selasa, 02 April 2019 - 05:28:00 WIB
Tersembunyi di Kupang, Intip Keunikan Gua Amnesi yang Mirip Kristal
Kunjungi Gua Amnesi di Kupang yang indah mirip kristal. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Menyaksikan kolam ini akan mengundang Anda untuk menyelam dan bermain di dalamnya. Kedalamannya cukup bervariasi, bisa mencapai enam meter. Airnya terasa sejuk.

Dulu, batu-batu yang ada dalam gua menyerupai kristal. Terlihat bening jika terkena pantulan cahaya. Karena banyak pengunjung yang datang dan minta batu tersebut, akhirnya habis semua batu di sini. Sebelum bernama Gua Kristal, gua ini diberi nama Amnesi. Pemberian nama ini diambil dari nama belakang nenek moyang yang menemukan gua tersebut.

Di balik indahnya panorama yang disajikan, Gua Kristal ternyata memiliki sejarah yang tak kalah menarik. Gua ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Jepang. Berdasarkan cerita penduduk lokal, dulunya gua ini menjadi tempat persembunyian pasukan Jepang dan berfungsi untuk menyimpan barang-barang mereka.

Sebelum menjadi objek wisata, gua ini merupakan sumber mata air masyarakat sekitar dan kerap digunakan sebagai sarana mencuci pakaian. Waktu terbaik mengunjungi Gua Kristal adalah pukul 11.00 WITA. Karena pada waktu tersebut, matahari berada di posisi terbaik untuk menyinari kolam celah-celah gua, sehingga Anda dapat menikmati sisi terbaik dari Gua Kristal.

Lokasi Gua Kristal berjarak 20 km dari Kota Kupang. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit. Disarankan untuk membawa senter karena tidak banyak cahaya masuk dalam gua. Jalan dalam gua pun cukup menurun dan licin. Bagi pengunjung yang ingin menggunakan jasa pemandu, pengunjung bisa menemuinya di sekitaran lokasi. Pengunjung tidak dipungut biaya masuk untuk menuju lokasi Gua Kristal. Namun bagi pengunjung yang menggunakan jasa pemandu dapat membayar seikhlasnya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut