Mengintip Keindahan Tirta Gangga, Istana Air Peninggalan Kerajaan Karangasem di Bali

Vien Dimyati ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 14:40 WIB
Mengintip Keindahan Tirta Gangga, Istana Air Peninggalan Kerajaan Karangasem di Bali

Keindahan Istana Air Tirta Gangga (Foto : Instagram@ adecarts)

JAKARTA, iNews.id - Objek wisata yang satu ini di Bali tidak boleh dilewatkan untuk dikunjungi. Tirta Gangga adalah bekas tempat pemandian Raja Karangasem yang bernama Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem.

Istana air ini dibangun pada 1948. Bentuk arsitekturnya unik mengusung perpaduan antara gaya Bali dan China.

Disebut sebagai istana air karena memiliki kolam yang tidak pernah kering. Air selalu mengalir ke kolam Tirta Gangga dari perbukitan di kawasan timur Bali.

Jika sedang berwisata ke Bali, Anda dapat mengunjungi salah satu spot wisata alam dan sejarah ini. Lokasinya di Karangasem Bali Timur, sekitar 83 km dari Kota Denpasar atau 6 km utara Amlapura.

Mata air ini diyakini sebagai air suci oleh umat Hindu di Bali untuk memurnikan setiap energi buruk di sekitar daerah tersebut.

Tirta Gangga sendiri merupakan bekas istana kerajaan yang terletak di bagian timur Pulau Bali, dekat Gunung Abang.

Istana Air Tirta Gangga berupa labirin kolam dan air mancur yang dikelilingi oleh taman yang rimbun serta patung-patung.

Istana ini hampir hancur akibat letusan Gunung Agung pada 1963, namun dibangun kembali dan dipulihkan. Daerah di sekitar Tirta Gangga terkenal dengan teras-teras sawahnya.

Karena itu, spot wisata ini sangat cocok untuk melepas lelah, menghirup udara segar dan melihat peninggalan sejarah kerajaan Karangasem.

Istana Air Tirta Gangga sejatinya berupa labirin kolam dan air mancur, ditambah ikan warna-warni yang dikelilingi oleh taman rimbun serta patung di area percandian.

 

Taman Tirta Gangga memanjang dari timur ke barat. Terdapat tiga tingkatan bangunan. Pada bangunan tertinggi terdapat mata air yang berada di bawah pohon beringin.

Bangunan kedua, terdapat kolam renang. Bangunan paling bawah terdapat kolam hias dengan air mancur. Memasuki taman, terdapat candi yang terletak di bagian kanan kolam air.

Di dalam kolam air, Anda dapat melihat ikan hias. Airnya jernih, Anda dapat melihat dasar kolam. Anda dapat menginjak batu-batu yang ada pada kolam dan menjelajahinya. Di sinilah spot favorit untuk berfoto.

Air seluruh kolam digunakan untuk upacara keagamaaan di daerah sekitar Taman Tirta Gangga. Debit air yang keluar di Tirta Gangga cukup besar baik pada musim kering atau saat musim hujan.

Sepertiganya dipakai untuk memasok kebutuhan air ke rumah-rumah penduduk di Kota Amlapura. Sisanya untuk mengisi kolam permandian, kolam ikan, dan dialirkan ke areal persawahan.

Selain kolam hias, di Tirta Gangga juga terdapat kolam untuk berenang. Air jernih dan menyejukkan. Kolam yang digunakan untuk berenang bernama kolam air Sanih.

Untuk dapat memasuki objek wisata taman air Tirta Gangga, Anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp25.000 per orang. Jika ingin berenang, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10.000 per orang.

Begitu menyerahkan tiket masuk pada petugas, Anda sudah bisa menyaksikan hamparan lansekap kolam, patung, dan taman. Gemericik air dari menara tumpang (tingkat) 9 akan melepas penat.

Tempat wisata taman air Tirta Gangga buka dari pukul 08.00 – 18.00 WITA. Sebagian besar aktivitas wisatawan saat liburan ke taman air Tirta Gangga menyukai aktivitas foto serta memberi makan ikan.

Untuk makanan ikan dapat dibeli di toko-toko yang berada di area luar. Ada satu lokasi foto yang digemari wisatawan sebagai latar belakang foto. Yaitu pijakan batu yang terlihat terapung di atas permukaan air.

Editor : Vien Dimyati