Tourism Working Group KTT G20, Momen Penguatan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan 

Vien Dimyati · Kamis, 29 September 2022 - 00:18:00 WIB
Tourism Working Group KTT G20, Momen Penguatan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan 
Tourism Working Group KTT G20, Momen Penguatan Pariwisata (Foto: Kemenparekraf)

BALI, iNews.id - Tourism Working Group KTT G20 yang berlangsung di Bali menjadi momen membangkitkan pariwisata di Tanah Air. Dalam momentum ini pula pelaku industri pariwisata harus mendukung keberlanjutan pariwisata.

Widyasari Listyowulan, Vice President of Public Policy & Government Relations,
Traveloka mengatakan, TWG KTT G20, salah satunya mengusung isu utama penguatan komunitas sebagai agen perubahan untuk transformasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan yang berpusat pada lima pilar aksi.

Adapun lima pilar tersebut adalah sumber daya manusia terkait pekerjaan, bakat dan
edukasi, inovasi, digitalisasi dan ekonomi kreatif, pemberdayaan perempuan dan generasi muda, perlindungan iklim, konservasi biodiversitas, dan ekonomi sirkular, dan kerangka kebijakan, tata kelola dan investasi.

"Sebagai bagian dari ekosistem sektor pariwisata Tanah Air, kami berkomitmen penuh mendorong percepatan pemulihan pariwisata nasional melalui berbagai inisiasi," ujar Widyasari Listyowulan

Dia menjelaskan, pariwisata merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi dunia. Studi berjudul Travel & Tourism Economic Impact 2022 yang dirilis oleh World Travel and Tourism Council (WTTC) dan Oxford Economics mencatat, seiring dengan mulai pulihnya pariwisata, sektor ini berkontribusi sebesar 6,1 persen terhadap PDB global dan 289 juta tenaga kerja pada 2021.

Traveloka mendukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk menyukseskan agenda G20 Tourism Working Group (TWG) yang berpusat pada lima pilar aksi. Tujuannya agar manfaat dari kebangkitan sektor pariwisata pascapandemi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. 

"Kami berharap semua pemangku kepentingan dapat bekerjasama untuk menjadi katalisator transformasi pariwisata yang inklusif, berkualitas dan berkelanjutan di Tanah Air," katanya.

Kemenparekraf telah menyatakan optimisme, tahun ini merupakan tahun kebangkitan industri pariwisata. Industri pariwisata global saat ini telah menunjukkan geliat pertumbuhan kembali seiring dengan relaksasi syarat perjalanan dan pembukaan pintu gerbang internasional yang memacu minat masyarakat untuk melakukan perjalanan.

Data Barometer Pariwisata Dunia yang dirilis oleh Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) bulan Agustus menunjukkan pemulihan yang cukup kuat pada lima bulan pertama tahun ini.

Tercatat ada hampir 250 juta kedatangan internasional, meningkat tajam dibandingkan 77 juta kedatangan internasional pada periode yang sama tahun lalu.

Di Indonesia, Badan Pusat Statistik merilis kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 477.000 kunjungan pada Juli, naik dengan sangat pesat hingga 6.396,46 persen dibanding Juli tahun lalu dan merupakan rekor tertinggi selama pandemi.

Editor : Vien Dimyati

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda