Travelling ke Jepang, Kenali Karakteristik Cuacanya yang Ekstrem
JAKARTA, iNews.id - Topan terkuat yang pernah ada selama 25 tahun telah menghancurkan Jepang. Satu juta rumah terpaksa hidup tanpa aliran listrik dan 10 orang dikabarkan meninggal. Lebih dari 700 penerbangan di Bandara Internasional Kansai telah dibatalkan.
Ya, badai tropis Jebi telah menghantam pantai barat Jepang, dengan kehancuran berpusat di sekitar Kota Osaka, dengan kecepatan angin hingga 129 mph, Selasa 4 September 2018. Bandara Internasional Kansai melayani penerbangan ke Kota Osaka dan Kyoto.
Tidak sedikit turis yang mengincar kota-kota ini untuk tujuan berliburnya. Jika Anda berencana melakukan travelling ke Jepang, ada baiknya untuk mengenal karakteristik negeri Sakura ini. Sebab, Jepang terkenal memiliki cuaca ekstrem dan negara yang paling sering terkena gempa bumi.
Lantas, seperti apakah karakteristik cuaca di Jepang yang terkenal ekstrem? Berikut ulasan iNews.id, seperti dikutip melalui Independent, Kamis (9/6/2018).
Seperti diketahui, badai tropis Jebi telah membuat penerbangan dibatalkan sejak 4 September 2018. Menurut kantor Foreign and Commonwealth (FCO), sejauh ini belum ada rencana untuk melanjutkan layanan di bandara.