Tren Slow Travel di Bali, Seharian di Vila Jadi Pengalaman yang Kini Diburu!
Konsep tersebut juga membuat layanan di dalam vila menjadi semakin relevan. Sejumlah properti menyediakan private cook atau chef yang dapat menyiapkan hidangan sesuai kebutuhan tamu. Dengan begitu, makan siang atau makan malam tidak selalu berarti harus meninggalkan vila dan mencari restoran.
Layanan tersebut umumnya memiliki ketentuan berbeda di setiap properti, termasuk biaya bahan makanan yang dikenakan secara terpisah.
Bagi wisatawan yang menginap selama beberapa malam, kemudahan juga dapat dimulai sejak tiba di Bali. Pada sejumlah properti, layanan penjemputan bandara gratis diberikan untuk masa menginap tiga malam atau lebih.
Dengan urusan transportasi dari bandara yang sudah ditangani, perjalanan menuju vila bisa terasa lebih praktis sejak awal.
Konsep slow travel bukan berarti wisatawan sama sekali tidak pergi ke mana-mana. Justru, kebebasan menentukan kapan ingin keluar dan kapan ingin tinggal di vila menjadi bagian menarik dari pola perjalanan tersebut.