Wamenpar Sebut Atraksi Wisata Kini Jadi Alasan Wisatawan Memilih Destinasi
Karena itu, pemerintah terus mendorong pengembangan atraksi wisata sebagai bagian dari strategi menghadirkan pariwisata berkualitas.
"Pariwisata berkualitas bukan semata mengejar jumlah wisatawan, tetapi menghadirkan pengalaman yang bermakna, memperpanjang lama tinggal wisatawan, meningkatkan belanja wisata, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," katanya.
Ni Luh mengatakan, di tengah dinamika geopolitik global, sektor pariwisata Indonesia justru masih mencatatkan pertumbuhan positif. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Indonesia menerima 7,45 juta kunjungan wisatawan mancanegara atau meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 630,41 juta perjalanan atau tumbuh 2,71 persen.
"Ini menunjukkan permintaan terhadap pariwisata Indonesia terus meningkat. Peluang tersebut harus dijawab dengan menghadirkan destinasi yang inovatif, berkualitas, aman, dan ramah keluarga," ujarnya.