Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Kunjungi Gua Batu Cermin di NTT yang Terkenal Eksotis

Vien Dimyati ยท Sabtu, 30 November 2019 - 12:20 WIB
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Kunjungi Gua Batu Cermin di NTT yang Terkenal Eksotis

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Kunjungi Gua Batu Cermin (Foto : Kemenparekraf)

JAKARTA, iNews.id - Selama beberapa hari ini Wakil Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungannya, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo menemani Menparekraf Wishnutama Kusubandio melihat perkembangan destinasi super prioritas Labuan Bajo.

Tak hanya melihat keindahan Pantai Pink dan Taman Nasional Komodo, Wamenparekraf juga mengunjungi objek wisata ekotis di NTT, yaitu Gua Batu Cermin, pada Jumat 29 November 2019,

Angela pun turut menelusuri setiap sudut gua. Lantas, seperti apa keindahan Gua Batu Cermin yang fenomenal tersebut?

NTT memang memiliki banyak destinasi menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya pantai dan pulau indah, NTT juga memiliki destinasi gua yang terlihat unik dengan bentuknya. Salah satunya gua batu cermin.

Gua Batu Cermin juga disebut Watu Sermeng merupakan gua atau terowongan yang terdapat di bukit batu, Labuan Bajo. Menurut sejarah, gua seluas 19 hektare dengan tinggi 75 meter itu ditemukan oleh Theodore Verhoven, seorang arkeolog Belanda pada 1951.

Atas penemuannya itu, Verhoven punya teori, dulu Pulau Flores adalah dasar laut. Hal itu berdasarkan temuan koral dan fosil satwa laut yang menempel pada dinding gua serta material bebatuan gua yang identik dengan karang dasar laut.

Gua Batu Cermin ini benar tampak seperti cermin. Dinding gua dapat memantulkan cahaya matahari, sehingga terlihat seperti cermin. Tidak hanya eksotis, gua ini juga menyediakan sejumlah anak tangga yang bisa dinaiki untuk masuk lebih dalam.

Waktu terbaik untuk menjelajahi gua, yakni pada pukul 10.00 WITA sampai 13.00 WITA. Sebab, pendaran cahaya matahari cukup menerangi dinding gua. Sebelum memasuki area gua, Anda harus mendaftar di loket pelayanan pengunjung. Siapkan uang Rp10.000 bagi turis lokal dan Rp20.000 untuk turis mancanegara.


Editor : Vien Dimyati