Wisata Religi Masjid Keramat Luar Batang, Jelajah Jakarta Tempo Dulu di Sini!
Menelusuri Masjid Keramat Luar Batang seperti membuka lembaran buku sejarah tahun 1700-an. Berawal dari kawasan rawa-rawa yang tidak pernah dilirik orang, disulap menjadi sebuah mushola kayu kecil oleh Habib Husein.
Lahan itu didapatkan sebagai hadiah dari Gubernur Jenderal Belanda sekitar tahun 1736. Kini, bangunan yang awalnya hanya musala kayu itu telah bersalin rupa menjadi masjid yang megah.
"Dan nama masjid ini sendiri sebenarnya An-Nur. An-Nur itu nama masjid pemberian Abdul Husain waktu beliau membangun masjid ini yang awalnya musala. Sedangkan nama An-Nur itu sendiri digunakan sebagai tempat Taman Pendidikan Al-Qur'an," tutur Maswi.
Sentuhan renovasi dari para pemimpin daerah mulai dari pembangunan menara di era Joko Widodo sampai pelebaran kawasan yang lebih rapi di era Anies Baswedan, membuat masjid ini memiliki daya tarik visual yang kuat.
Menara masjid yang menjulang menjadi latar belakang favorit para pengunjung untuk mengabadikan momen saat berkunjung ke masjid ini.