5 Ide Usaha Kuliner Paling Laku ketika Pandemi Corona Melanda

Tuty Ocktaviany ยท Senin, 29 Juni 2020 - 09:00 WIB
5 Ide Usaha Kuliner Paling Laku ketika Pandemi Corona Melanda

Bisnis kuliner rumahan paling diminati di tengah pandemi corona. (Foto: Kredivo)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah pandemi Covid-19 yang sudah empat bulan melanda Indonesia, usaha kuliner rumahan adalah pilihan yang paling ramai dijalani belakangan ini oleh masyarakat Indonesia. Usaha ini belakangan diminati untuk mendapatkan penghasilan lebih, bahkan menjadi penghasilan utama orang-orang yang terkena PHK imbas pandemi ini.

Walaupun sekarang banyak kota-kota yang sudah menerapkan transisi new normal, tetapi tidak menutup kemungkinan kalau jenis usaha kuliner yang dijajakan secara online masih laku di pasaran. Sebab, walaupun sudah bisa berkegiatan seperti biasa lagi dan mal atau restoran sudah buka kembali.

Anda ingin membuka usaha kuliner kecil-kecilan di tengah pandemi Covid-19? Lebih baik tanya pada diri sendiri terlebih dahulu, apakah Anda bisa memasak? Bidang kuliner apa yang Anda gemari? Atau Anda tidak punya pengalaman di dapur, tetapi ingin mendapat cuan di bidang kuliner?

Setelah menjawab pertanyaan tersebut, Anda bisa memilih lima referensi ide usaha berikut:

1.   Lauk siap saji

Lauk siap santap adalah pilihan pertama yang paling laris di tengah pandemi. Bukan tanpa alasan, deretan lauk siap santap seperti rendang, ayam sambal ijo, ayam bakar, cumi pete dan bahan olahan ikan, daging dan ayam lainnya tentu perlu waktu dan berbagai macam bumbu untuk Anda masak. Apalagi rendang, proses memasak yang membutuhkan waktu dan kesabaran membuat orang berpikir dua kali untuk melakukannya saat tak punya banyak waktu luang.

Selain siap santap, lauk yang dijajakan melalui Whatsapp Story maupun Instagram Story ini menjadi variasi orang-orang, karena ada juga yang memiliki keterbatasan waktu dan keahlian memasak, jadi tinggal pesan, buka dari bungkusnya lalu disantap. Nggak perlu lagi mikirin kurang cabai, bawang, harus beli santan, atau membagi waktu ketika sibuk bekerja dari rumah.

2.   Snack atau camilan ringan

Siapa sih yang nggak kenal Maicih, dorokdok guling atau Makaroni Ngehe? Besarnya usaha yang mereka bangun membuktikan bahwa camilan ringan memiliki daya jual yang tinggi. Tidak heran kalau selama pandemi corona melanda, banyak sekali orang-orang yang menjual makanan ringan seperti kerupuk pedas, basreng, lidi-lidian hingga snack yang lumayan berat seperti dimsum dan roti kukus.

Selain minat yang tinggi, camilan ringan juga tidak memerlukan banyak modal tetapi bisa mendapatkan keuntungan hingga jutaan rupiah. Berminat untuk menjalani bisnis ini di masa pandemi? Cari distributor penjual makanan ringan atau Anda bisa membuat sendiri dengan karakteristik atau khas brand Anda.

3.   Dessert

Dessert atau makanan penutup juga tidak kalah larisnya dengan usaha kuliner lain. Bentuk yang cantik, rasa yang unik dan sangat nikmat dikonsumsi setelah makan atau bersama teh maupun kopi. Selain itu, ketika pandemi corona, banyak pencinta dessert yang rindu dengan dessert cafe kesayangannya. Maka dari itu, bisnis jualan dessert secara online ramai diminati banyak orang, seperti Regal dessert box, Lotus dessert box, Pudding milky custard dan lain-lain.

4.   Frozen food

Tidak bisa dipungkiri kalau frozen food seperti nugget, sosis, bakso, risoles dan lain-lain sangat praktis dan berguna untuk keluarga. Tinggal goreng dan dihidangkan dengan nasi ataupun sayur, frozen food menjadi pilihan utama keluarga apalagi ketika ingin belanja bulanan.

Selain itu, frozen food berbentuk daging khas atau daging potong tipis juga sangat laku ketika pandemi. Sebab, banyak orang yang merindukan suasana bakar-bakaran, makan steak restoran hingga hidangan korean barbeque menjadi alasan mengapa frozen food berbentuk daging asli ini menjadi usaha kuliner paling laku ketika pandemi.

5.   Minuman siap santap

Mungkin sudah biasa memesan minuman seperti kopi susu kekinian, boba atau thai tea melalui jasa ojek online. Namun di tengah pandemi seperti sekarang, para pelaku bisnis minuman sudah meng-upgrade jualannya dengan menyediakan minuman dengan porsi lebih besar. Mulai dari 500 ml hingga 1 liter dengan berbagai macam rasa sudah disediakan.

Selain itu, para pelaku bisnis minuman ini juga sudah sadar bahwa pandemi ini menyadarkan kita semua akan kesehatan diri masing-masing. Oleh karenanya, tidak jarang juga yang menyediakan menu baru seperti jus sehat, jus detox untuk tubuh hingga jamu seperti empon-empon yang ampuh menyehatkan badan.

Butuh pinjaman tunai untuk modal bisnis kecil-kecilan? Yuk coba Kredivo!

Pinjam tunai untuk modal bisnis kecil-kecilan, kini semakin mudah dengan adanya fintech seperti Kredivo. Bukan hanya aman digunakan karena sudah terdaftar di OJK, Kredivo juga menawarkan opsi pinjam dana dengan limit dan tenor yang variatif, namun bunganya rendah. Di Kredivo, Anda bisa pinjam dana minimal mulai dari Rp500 ribu untuk tipe pinjaman mini dan mulai dari Rp1 juta untuk tipe pinjaman jumbo. Anda bisa memilih opsi tenor mulai satu bulan, tiga bulan, dan maksimal enam bulan, dengan suku bunga hanya 2,95% per bulan.

Pinjam dana di Kredivo untuk modal bisnis, syaratnya juga nggak ribet atau pakai survei. Pendaftaran dan pengajuan pinjaman dilakukan secara online melalui aplikasi Kredivo yang dapat diunduh di Google Play Store atau App Store. Namun sebelum itu, pastikan Anda memenuhi tiga  syarat utama yang ditetapkan Kredivo, yaitu telah berusia minimal 18 tahun, memiliki pendapatan tetap per bulannya minimal Rp3 juta, dan berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.

Editor : Tuty Ocktaviany