Bahaya Styrofoam Dipakai Bungkus Makanan, Zat Kimia Bisa Lepas saat Kena Panas dan Lemak
Bahan tersebut dikenal sebagai stirena. Zat inilah yang menjadi perhatian karena berpotensi berpindah dari kemasan ke makanan dalam kondisi tertentu.
“Tiga hal yang bisa bikin dia gampang lepas yaitu panas, lemak, dan asam. Sialnya, itu persis ciri makanan kita. Makin panas, makin berlemak, makin lama nempel di wadah, makin banyak pula stirena yang ikut pindah ke piring,” katanya.
Bang Sap kemudian menyinggung klasifikasi stirena oleh International Agency for Research on Cancer (IARC). Dia mengatakan status stirena pada 2019 dinaikkan dari kategori “mungkin” menjadi “kemungkinan besar” bersifat karsinogenik bagi manusia.
Karsinogenik merujuk pada sifat suatu zat atau paparan yang dapat berkontribusi terhadap terjadinya kanker. Meski demikian, Bang Sap menekankan bahwa hal tersebut bukan berarti seseorang akan langsung mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan yang dibungkus menggunakan Styrofoam.
Menurutnya, persoalan yang perlu diperhatikan adalah paparan berulang dalam jangka panjang.