Butuh Trik Khusus, Begini Cara Mudah Bikin Latte Art di Rumah
JAKARTA, iNews.id - Kopi bukan lagi menjadi minuman biasa, tetapi turut pula mewarnai tren kuliner di Indonesia. Jika dulu minum kopi dianggap budaya masyarakat di sejumlah daerah Indonesia, kini kopi telah menjadi gaya hidup. Apalagi kini kopi banyak ragamnya.
Salah satunya adalah latte art. Di dunia kopi, latte art merupakan sebuah seni untuk menyajikan kopi dengan pola dan desain di permukaan kopi.
"Latte art itu biasanya diterapkan di latte, cappuccino, atau mochachino," kata Ajie Subekti, barista di Koelaccino, Terasa Café, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2018).
Dia mengatakan, dasar dalam membuat latte art sendiri adalah penyajian espresso-nya. Bagaimana membuat espresso atau ekstrak kopi tersebut baik untuk pembuatan latte art di permukaannya.
"Memang butuh trik untuk membuat latte art. Mungkin pertama susah, tetapi setelah sering dipraktikkan bisa. Tingkat pemula biasanya butuh waktu enam bulan sampai setahun," ucap dia.
Ajiie mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat latte art sendiri. Apa saja?
Espresso
Espresso merupakan dasar dalam pembuatan latte. Itu sebabnya, espresso menjadi hal penting untuk membuat latte art sendiri. Ajie mengatakan, crema espresso bisa mempengaruhi pembentukan latte art. Cream adalah busa berwarna cokelat yang berada di permukaan espresso yang baru dibuat. Banyak pendapat tentang bagaimana crema yang baik, tetapi umumnya crema dari espresso berkualitas cenderung tak terlalu tebal dan tak terlalu tipis, serta bertahan hingga dua menit.
Suhu Susu yang Dipanaskan
Setelah pembuatan espresso, langkah keduanya adalah steamed milk atau susu yang telah dipanaskan untuk membentuk foam atau buih bakal pembentukan latte art. Tak sekadar memanaskah susu, untuk membuat foam latte art, dibutuhkan memanaskan susu dari 70 hingga 80 derajat Celsius.
Skill Membentuk Latte
Untuk membentuk sebuah latte art, dibutuhkan skill. Anda bisa belajar secara otodidak dalam membuat seni kopi ini. Ajie menerangkan, biasanya membutuhkan enam bulan sampai satu tahun bagi pemula untuk membentuk latte art. Bentuk-bentuknya sendiri beragam, tergantung kreasi masing-masing. Namun umumnya, barista menggunakan motif love, rosetta (tulip), dan swan (angsa).
Editor: Tuty Ocktaviany