Duh, 4 Makanan Ini Bikin Kentut Lebih Bau
JAKARTA, iNews.id - Kentut merupakan hal alamiah yang terjadi pada manusia. Pasalnya, itu merupakan suatu bagian produk dari sistem pencernaan, yang tentunya sehat dan baik untuk tubuh.
Normalnya, kentut atau produksi gas usus tidak berbau, karena itu biasanya terdiri dari metana, hidrogen dan karbon dioksida. Salah satu penyebab mengapa kentut bisa berbau tidak sedap yakni apa yang kita makan.
Hal ini karena beberapa makanan tertentu memiliki komposisi sulfur yang tinggi dan cenderung menghasilkan bau. Makanan yang mengandung sulfur tersebut diuraikan oleh bakteri usus besar menjadi hidrogen sulfida yang merupakan penyebab bau tidak sedap.
Nah, makanan apa saja sih yang cenderung sering dikonsumsi banyak orang dan menyebabkan kentut berbau tidak sedap? Simak daftarnya seperti dirangkum dari Thrillist, Senin (28/9/2020).
Produk susu sapi
Makanan-makanan yang diolah dari susu sapi seperti susu, keju, yoghurt, bisa menyebabkan kentut berbau tidak sebab. Selain karena produk susu yang tinggi sulfur, kemungkinan lainnya adalah makanan tersebut tidak tercerna dengan baik di usus Anda. Tak hanya kentut yang bau, produk susu juga bisa menyebabkan kembung hingga diare.
Daging sapi dan babi
Masakan dari daging yang diolah menjadi steak dan lainnya memang tampak menggoda. Sebab selain lezat, daging juga mengandung protein yang baik. Namun, daging, baik dari sapi maupun babi, mengandung metionin, asam amino yang mengandung sulfur. Tak hanya itu, lemak daging sapi dan babi bisa memperlambat pencernaan dan memicu menghasilkan produk gas yang lebih bau.
Bawang
Selanjutnya ada bawang yang kerap digunakan di berbagai masakan. Meskipun sangat berguna, bawang memiliki kadar fruktan yang tinggi. Ini menyebabkan masalah gastrointestinal seperti kembung, gas, dan IBS atau sindrom iritasi usus besar.
Bir
Minum bir melepaskan gas karbon dioksida, yang menumpuk di usus. Minuman ini memang pas untuk bersantai, tetapi makanan dan minuman fermentasi seperti bir dan minuman alkohol lain menyebabkan kembung, kram, dan gas berlebih karena pertumbuhan jamur yang berlebihan.
Tahukah Anda, tubuh kita memiliki jamur di saluran usus? Nah, tetapi terlalu banyak justru bisa tidak sehat dan menyebabkan kentut berbau menyengat.
Editor: Vien Dimyati