Hati-Hati Kurma Oplosan Beredar di Pasaran, Ini Cara Bedakan yang Berkualitas
JAKARTA, iNews.id – Hati-hati kurma oplosan beredar di pasaran selama Ramadan. Buah yang identik sebagai menu berbuka puasa ini selalu diburu masyarakat, namun tidak semua kurma yang dijual memiliki kualitas premium dan sesuai standar.
Di tengah tingginya permintaan, sebagian oknum memanfaatkan momen dengan menjual kurma oplosan atau campuran berkualitas rendah. Sebab itu, masyarakat perlu lebih jeli agar tidak salah pilih dan tetap mendapatkan kurma terbaik untuk dikonsumsi bersama keluarga.
Salah satu cara membedakan kualitas kurma adalah dengan memperhatikan tampilan dan warnanya. Kurma premium memiliki warna seragam sesuai varietasnya, seperti cokelat tua pada Medjool atau hitam pekat pada Ajwa, tanpa bercak putih atau bintik mencurigakan.
Kurma yang terlihat terlalu mengilap juga patut diwaspadai. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya tambahan gula atau bahan lain agar tampil lebih menarik, yang kerap ditemukan pada produk kurma murah atau oplosan.
Selain penampilan, tekstur juga menjadi indikator penting. Kurma premium umumnya terasa gembung, berdaging, dan sedikit lembap, bukan kering berlebihan atau keriput parah.
Kurma oplosan biasanya berasal dari buah yang sudah lama disimpan atau dicampur dengan kualitas rendah. Akibatnya, teksturnya bisa terasa terlalu keras, terlalu lengket, atau tidak elastis saat ditekan ringan.