Jajanan Legendaris, Gurihnya Kue Carabikang untuk Camilan Keluarga
Cara Membuat:
1. Campurkan tepung beras, tepung terigu, tepung tapioka, dan gula pasir.
2. Rebus santan, garam, dan daun pandan. Gunakan api kecil, aduk-aduk terus santan supaya tidak pecah. Rebus hingga mendidih.
3. Tuangkan panas-panas, setengah bagian santan ke dalam campuran tepung, lalu mixer dengan kecepatan sedang hingga rata dan tidak bergerindil. Tuang lagi sisanya, mixer lagi selama 15 menit.
4. Adonan tidak terlalu kental, juga tidak encer, konsistensinya lebih mirip adonan rempeyek. Bagi adonan menjadi tiga bagian, beri warna merah, hijau dan tanpa warna.
5. Panaskan cetakan dengan api sedang saja, bisa gunakan cetakan carabikang/kue lumpur/martabak mini. Pastikan cetakan benar-benar panas, tandanya jika dicipratin air, air akan berbulir-bulir, dan lompat-lompat di atas cetakan.
6. Tuang adonan secara berurutan sesuai selera: satu sdm adonan hijau, satu sdm adonan putih, lalu satu sdm adonan merah.
7. Tidak usah diutak atik besarnya api, biarkan carabikang hingga berlubang-lubang dan permukaannya kering. Angkat dengan cara dicungkil perlahan-lahan.
8. Letakan di atas botol, lalu cetak tengahnya dengan tutup botol dan mekarkan bagian sisinya, hingga tampak seratnya.
9. Sajikan.
Catatan:
1. Tuang adonan saat cetakan benar-benar panas untuk berhasil membuat merekah.
2. Adonan jangan terlalu kental/berat, karena akan susah bersarang.
3. Cetakan boleh dioles margarin/tidak. Alasi cetakan dengan seng/loyang di atas kompor, supaya bagian bawah carabikang tidak cepat gosong.
Editor: Tuty Ocktaviany