Lambassador Chef Indonesia-Singapura Sajikan Hidangan Lezat dari Domba Premium Victoria
Dia juga menegaskan bahwa domba Australia mudah diolah dan cocok dengan preferensi rasa masyarakat Indonesia.
“Kalau di Indonesia kita bilangnya kambing. Dan lamb dari Australia ini lebih empuk dan bisa dimasak dengan berbagai cara, termasuk digabungkan dengan bahan-bahan lokal,” tuturnya.

Bagi Victoria, daging domba bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan juga sebagai representasi dari standar keberlanjutan, kualitas pemrosesan, dan komitmen jangka panjang terhadap pasar internasional.
Karena itu, acara Lambassador tidak hanya menjadi perayaan kuliner, tetapi juga jembatan diplomasi yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, hingga komunitas chef. Interaksi langsung dengan Gubernur Victoria semakin menegaskan pentingnya sektor ini sebagai titik kolaborasi antara kedua negara.
Ke depannya, MLA bersama Victorian Government Trade and Investment akan memperluas kerja sama dengan pemerintah Indonesia, khususnya di sektor ritel dan distribusi. Fokusnya tentu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kualitas produk pertanian Australia, mulai dari daging sapi, domba, hingga produk susu.
Melalui program Lambassador dan kegiatan promosi lintas negara seperti ini, MLA berharap masyarakat semakin mengenal potensi daging domba Victoria sebagai bahan yang fleksibel, berkualitas tinggi, dan mudah diolah, serta dapat menjadi bagian dari inovasi kuliner di Indonesia.
Editor: Rizqa Leony Putri