Mencicipi Tumis Sulur Keladi, Kuliner Tradisional Khas Dayak
JAKARTA, iNews.id - Bagi masyarakat perkotaan, nama Sulur Keladi mungkin masih asing terdengar. Ini merupakan salah satu bahan makanan yang bentuknya mirip akar. Sulur Keladi merupakan masakan khas yang berasal dari Suku Dayak, Kalimantan.
Sulur Keladi merupakan bibit keladi yang tumbuh sebelum menjadi anak keladi. Sulur tumbuh dari batang keladi di bagian bawah, hingga pada saatnya sulur keluar dan memanjang ke samping, nantinya akan membentuk anak keladi kecil dan berakar.
Tumbuhan ini paling lezat dimasak dengan cara ditumis. Rasanya enak, apalagi dimasaknya pedas. Rasanya makin menggugah selera. Ingin tahu resep dan cara membuatnya? Berikut ulasannya seperti dikutip melalui Instagram @guniezzt, Jumat (29/3/2019).
Bahan :
Sulur keladi sekitar satu piring. Jika masih berbentuk memanjang/utuh, bersihkan dengan mengupas kulit arinya sampai benar-benar bersih. Lalu potong sesuai selera, cuci bersih kemudian rebus di air mendidih yang ditambahkan 2 sdm air asam Jawa dan sedikit garam (untuk menghilangkan rasa gatalnya) setelah cukup empuk/setengah matang, angkat tiriskan, bilas sekali lagi, siap dimasak.
1 buah tomat potong-potong
Cabai hijau/merah besar iris serong
Garam, kaldu jamur dan sedikit gula
Sedikit air
Bumbu (ulek) :
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sachet terasi
Cabai merah keriting dan rawit sesuai selera
Cara Membuat :
1. Tumis bumbu halus sampai benar-benar wangi dan matang mengeluarkan minyak, masukkan sulur yang sudah direbus tadi, aduk rata, beri garam, kaldu jamur dan sedikit gula.
2. Masukkan sedikit air, tomat dan irian cabai besar, aduk dan masak sampai bumbu meresap dan air mengering, angkat. Siap disajikan.
Editor: Vien Dimyati