Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pegadaian Umumkan Pemenang Undian Badai Emas Periode II Tahun 2025
Advertisement . Scroll to see content

Soroti Pentingnya Zat Besi, MLA Kampanyekan Konsumsi Daging Merah

Rabu, 15 Oktober 2025 - 11:25:00 WIB
Soroti Pentingnya Zat Besi, MLA Kampanyekan Konsumsi Daging Merah
Chief Representative Meat and Livestock Australia (MLA) Indonesia Christian Haryanto saat membuka acara World Iron Awareness Week di restoran Silk Thai, Jakarta. (Foto: dok MLA)
Advertisement . Scroll to see content

Proses produksi dan distribusinya juga mengikuti standar ketertelusuran yang ketat, memastikan keamanan dan kualitas hingga sampai ke tangan konsumen. Karena itu, bila memilih daging merah, pastikan untuk memilih yang terjamin mutu dan asal-usulnya.

Nutrisi yang terkandung dalam daging merah, termasuk protein berkualitas tinggi, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks, berperan penting dalam mendukung energi dan kesehatan secara menyeluruh.

Seperti diketahui, zat besi berperan penting dalam transportasi oksigen melalui hemoglobin dan mioglobin serta mendukung sistem imun dan pertumbuhan tubuh. Oleh karenanya, pemenuhan zat besi pada tubuh perlu menjadi perhatian. 

Sayangnya, menurut data World Health Organization (WHO) pada 2023, lebih dari sepertiga perempuan dan anak-anak di dunia masih mengalami anemia. Di Indonesia, kondisi ini juga cukup umum terjadi, teruma pada perempuan dan anak usia di bawah 15 tahun yang sebagian besar disebabkan karena rendahnya asupan zat besi. 

Sport Nutritionist Emilia Achmadi mengatakan dalam pola makan sehat, sangat direkomendasikan untuk konsumsi daging merah matang sekitar 85-100 gram atau setelapak tangan untuk konsumsi harian, bisa juga dengan 130 gram setiap dua hari sekali. Jika dikalkulasikan selama satu minggu, sekitar 400 gram. 

Ia turut memberikan variasi menu dalam pengolahan daging merah, seperti steak, tumis, olahan lambat (slow-cooked), atau cincang. “Pola ini membantu memenuhi kebutuhan zat besi tanpa berlebihan, sekaligus menyesuaikan dengan gaya hidup masyarakat modern yang aktif dan dinamis,” katanya.

Emilia mengingatkan untuk jangan menghangatkan makanan yang mengandung zat besi karena bisa merusaknya. Ia turut memberikan tips agar zat besi dapat terserap lebih optimal, yaitu dengan mengkombinasikan makanan yang mengandung zat besi dengan vitamin C.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut