Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Sarapan Kukusan, Menkes Sebut FOMO yang Positif!
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap, Batasi Konsumsi Ikan yang Berjenis Ini, Ternyata Mengandung Merkuri

Rabu, 09 Februari 2022 - 17:50:00 WIB
Terungkap, Batasi Konsumsi Ikan yang Berjenis Ini, Ternyata Mengandung Merkuri
Batasi konsumsi ikan yang mengandung merkuri (Foto: Chris Kresser)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak nutrisi yang bersumber dari ikan dan sehat untuk dikonsumsi sehari. Ikan merupakan salah satu makanan yang digemari banyak orang. 

Ya, ini karena ikan mengandung banyak asam lemak omega-3 yang sehat yang dapat mengurangi peradangan, membantu melindungi jantung Anda, dan mencegah penyakit kronis.

Menurut National Institutes of Health, ikan mengandung vitamin D yang tinggi, dan dianggap sebagai salah satu sumber makanan terbaik untuk nutrisi penting. Menurut NIH, vitamin D bermanfaat untuk penyerapan kalsium bagi kesehatan dan pertumbuhan tulang.

Melihat manfaatnya yang banyak untuk kesehatan tubuh, masyarakat pun gemar mengonsumsi ikan. Mereka pun mengolahnya menjadi aneka masakan lezat yang menggugah selera.

Namun, terlepas dari banyaknya manfaat yang dimiliki ikan, ternyata makanan satu ini juga mengandung merkuri. Hampir semua ikan mengandung merkuri karena senyawa ini mencemari air.

Di dalam air, merkuri berubah menjadi zat yang disebut dengan metilmerkuri yang berikatan dengan protein dalam otot ikan. Ikan-ikan besar cenderung lebih tinggi merkuri karena mereka memakan ikan kecil yang juga mengonsumsi merkuri.

Begitu juga dengan ikan yang tua, mengandung lebih banyak logam karena lebih lama terpapar merkuri.

Beberapa ikan yang tinggi merkuri termasuk hiu, ikan todak, marlin, king mackerel, tilefish, tuna. Sedangkan untuk kandungan merkuri dalam jumlah sedang termasuk ikan kod (alaska), lobster, mahi-mahi, kakap, serta sejenis ikan pecak.

Pastikan untuk memilih berbagai ikan yang lebih rendah merkuri, seperti salmon, nila, udang, ikan cod, ikan lele, dan ikan patin.

Menurut Natural Resources Defense Council atau NRDC, ada beberapa ikan yang sangat tinggi dengan merkuri dan harus dihindari sama sekali, terutama bluefish dan kerapu.

Umumnya, ikan-ikanan aman untuk dikonsumsi sebanyak 12 ons yang terbagi dalam dua sampai tiga porsi dalam seminggu untuk menghindari risiko keracunan merkuri. Selain itu, imbangi juga dengan asupan makanan tinggi asam lemak omega-3. 

Perlu diketahui, tidak ada obat untuk keracunan merkuri. Cara terbaik untuk mengatasi keracunan adalah dengan mengurangi konsumsi makan laut yang mengandung merkuri. Jika kadar merkuri sudah mencapai titik tertentu, dokter akan meminta untuk melakukan terapi kelasi.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut