Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah Baru! Gerakan Edukasi Gizi PERSAGI Raih Rekor MURI
Advertisement . Scroll to see content

Viral Es Gabus Mirip Busa Spons, Amankan Dikonsumsi? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:00:00 WIB
Viral Es Gabus Mirip Busa Spons, Amankan Dikonsumsi? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Ahli Gizi, Ihda Hanifatun Nisa menjelaskan, pada dasarnya es gabus adalah jajanan tradisional yang aman dikonsumsi. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus es gabus yang dituding terbuat dari bahan berbahaya memicu kekhawatiran masyarakat terutama orang tua. Berbagai isu beredar termasuk bahan utama es gabus yang disebut terbuat dari spons. 

Namun, setelah diteliti makanan yang dijajakan pendagang kecil ini bahan makanan asli dan aman dikonsumsi. Bagaimana dengan gizinya?

Ahli Gizi, Ihda Hanifatun Nisa menjelaskan, pada dasarnya es gabus adalah jajanan tradisional yang aman dikonsumsi. Dengan catatan, es gabus dibuat dari bahan pangan yang sesuai dan diolah secara higienis.

Ihda menegaskan, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan es gabus terbuat dari bahan berbahaya seperti spons atau busa sintetis. Viralnya kasus es gabus belakangan ini dinilai dipicu oleh kesalahpahaman visual dan informasi yang belum diverifikasi.

“Es gabus adalah jajanan tradisional. Kalau dibuat dari bahan pangan yang benar dan prosesnya higienis, maka aman dikonsumsi,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Es gabus umumnya dibuat dari tepung hunkwe atau sagu, gula, santan atau air, serta pewarna makanan yang diizinkan. Bahan-bahan tersebut tergolong aman untuk anak-anak, selama menggunakan bahan food grade dan tidak dicampur zat tambahan berbahaya. 

Ihda justru menyoroti kebersihan proses pembuatan dan jenis pewarna yang digunakan untuk membuat es gabus tersebut. Soal tekstur gabus yang menyerupai spons, menurutnya hal tersebut merupakan fenomena alami dalam ilmu pangan. 

Tekstur kenyal atau berserat yang ada pada es gabus muncul akibat proses gelatinisasi pati saat dimasak, yang membentuk struktur gel berpori. 

“Itu bukan tanda bahan berbahaya. Struktur seperti itu wajar terjadi pada olahan berbasis pati,” katanya.

Terkait kandungan gizi dalam es gabus, menurut Ihda, jajanan satu ini memiliki nilai gizi sederhana.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut