Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Infografis Paul Pogba Positif Doping Testosteron!
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Abai, Penurunan Hormon Testosteron Bahaya untuk Kesehatan Pria

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:50:00 WIB
Jangan Abai, Penurunan Hormon Testosteron Bahaya untuk Kesehatan Pria
Ilustrasi pria alami penurunan testosteron. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Hormon testostern pada pria memegang peranan penting. Bukan hanya sekadar hormon seks, tapi juga mengelola metabolisme tubuh dan massa otot.

Jika seorang pria mengalami penurunan hormon testosteron, ini akan memberi dampak yang cukup berarti. Efek buruk yang jarang diketahui adalah peningkatan lemak visceral, gangguan kolesterol, hingga tekanan darah tinggi.

"Kadar hormon testosteron yang menurun atau rendah pada pria, dapat mengganggu fungsi reproduksi hingga metabolisme tubuh. Bahkan, meningkatkan peningkatan lemak visceral, gangguan kolesterol, gula darah, tekanan darah tinggi, dan inflamasi kronis," papar Founder Klinik Pratama Steros dr Ivonne Andriani Santoso, dalam keterangan resminya, Kamis (15/1/2026).

Lebih lanjut, Andrologist dan Seksolog Klinik Pratama Steros Prof Wimpie Pangkahila, Sp.And, Subsp.SAAM, menerangkan, semakin bertambahnya usia, level hormon testosteron pada pria akan berkurang. Dan ini perlu menjadi perhatian.

Diskusi kesehatan dengan pembahasan pentingnya menjaga keseimbangan hormon testosteron pada pria dewasa di Klinik Pratama Steros, Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa)
Diskusi kesehatan dengan pembahasan pentingnya menjaga keseimbangan hormon testosteron pada pria dewasa di Klinik Pratama Steros, Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa)

"Perubahan level hormon mulai terjadi pada usia muda. Hal ini lantas menjadi penyebab utama terjadinya proses penuaan," kata Prof Wimpie Pangkahila, Sp.And, Subsp.SAAM.

Lebih lanjut, disampaikan Prof Wimpie bahwa penyebab proses penuaan terbagi menjadi dua, faktor internal akibat hormon berkurang atau tidak seimbang, radikal bebas, glikolisis, metilasi, apoptosis, kerusakan DNA, sistem imun, dan gen.

Sementara itu, faktor eksternal penyebab penuaan adalah pola hidup dan diet yang tidak sehat, kebiasaan buruk, polusi lingkungan, dan stres. Hal-hal itu dapat memicu penurunan hormon testosteron karena proses aging.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut